Padang – Anggota Komisi VI DPR RI Rahmat Saleh mendesak PT Pertamina Patra Niaga segera menelusuri dugaan BBM jenis Pertalite yang disebut mengandung material asing menyerupai semen di Sumatera Barat. Ia menilai investigasi perlu dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang ramai beredar di media sosial sekaligus mengungkap penyebabnya.
Sorotan terhadap persoalan ini bermula dari beredarnya video yang memperlihatkan BBM diduga Pertalite dalam kondisi tidak normal. Dalam rekaman itu, sejumlah pemilik kendaraan menunjukkan bahan bakar yang disebut bercampur material asing hingga mengeras.
Salah satu video diketahui diunggah akun @travelkampus_2nr. Peristiwa yang memicu perhatian publik itu disebut terjadi di wilayah Kota Padang dan Bukittinggi.
Rahmat meminta Pertamina Patra Niaga tidak berhenti pada pemantauan video yang beredar. Menurut dia, perusahaan pelat merah tersebut harus melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan masalah kualitas BBM itu.
Ia menegaskan, jika hasil pemeriksaan membuktikan ada pencampuran Pertalite di SPBU, Pertamina harus menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti melanggar.
“Kami mendesak Pertamina Patra Niaga untuk memberikan sanksi tegas terhadap SPBU yang ternyata terbukti terdapat kandungan pencampuran terhadap Pertalite di Kota Padang,” ujar Rahmat Saleh di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).
Rahmat juga menyoroti kemungkinan adanya kelalaian dari pihak internal Pertamina. Ia menyebut akan menginisiasi pemanggilan direksi Pertamina Patra Niaga ke Senayan jika hasil investigasi menunjukkan unsur kelalaian internal.
Pemanggilan itu, kata dia, bertujuan meminta penjelasan sekaligus pertanggungjawaban atas persoalan yang terjadi.
Di sisi lain, Rahmat mengimbau masyarakat yang merasa dirugikan untuk segera melapor. Ia meminta warga melampirkan bukti yang dimiliki agar laporan dapat ditindaklanjuti.
“Kami meminta kepada masyarakat yang menjadi korban agar bisa melapor, baik melalui akun kita ataupun metode yang lain,” kata Rahmat.
Dugaan BBM tercampur material asing ini menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kebutuhan harian pengguna kendaraan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kinerja kendaraan dan dikhawatirkan berdampak pada komponen mesin.
Melalui pemeriksaan dan investigasi, penyebab munculnya material asing dalam BBM diharapkan dapat diketahui secara jelas. Hasil penyelidikan juga diperlukan untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran serta menentukan pihak yang bertanggung jawab bila dugaan itu terbukti.







