Studi Tiru Pelayanan Publik: Wawako Padang Kunjungi MPP Badung, Incar Adopsi Sistem Layanan Percontohan Nasional

studi-tiru-pelayanan-publik:-wawako-padang-kunjungi-mpp-badung,-incar-adopsi-sistem-layanan-percontohan-nasional
Studi Tiru Pelayanan Publik: Wawako Padang Kunjungi MPP Badung, Incar Adopsi Sistem Layanan Percontohan Nasional

Padang – Pemerintah Kota Padang menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan mencontoh Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Badung, Bali, yang dinilai berhasil menerapkan sistem pelayanan inovatif. Langkah ini diambil sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efektif, dan efisien.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara langsung meninjau sistem pelayanan terpadu di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung pada Rabu (1/10/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari dan mengadopsi praktik baik yang telah ditetapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai percontohan nasional.

Bacaan Lainnya

“Kabupaten Badung telah menjadi role model dalam pengembangan mal pelayanan publik. Kita ingin melihat langsung bagaimana sistem pelayanan yang dijalankan di sini, semoga dapat diadopsi untuk menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Padang,” kata Maigus Nasir.

Maigus Nasir menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan visi pemerintahan yang responsif dan modern, serta semangat reformasi birokrasi nasional. Ia menekankan bahwa MPP bukan hanya mempermudah akses layanan bagi masyarakat, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan efisien. “Sejalan dengan visi Kota Padang dan Progul Padang Amanah dan Padang Melayani,” ujarnya.

Saat ini, MPP Kabupaten Badung menyediakan 32 jenis layanan terpadu yang melibatkan instansi pemerintah daerah maupun lembaga vertikal. DPMPTSP Kabupaten Badung menyambut baik kunjungan dari Pemko Padang dan memaparkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan, mulai dari digitalisasi layanan, integrasi antarinstansi, hingga peningkatan kapasitas SDM untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima.

Pos terkait