Tanah Datar Pacu Pembangunan, Evaluasi Efisiensi Anggaran Daerah

wabup-tanah-datar-sebut-realisasi-belanja-di-bawah-target
Wabup Tanah Datar Sebut Realisasi Belanja di Bawah Target

Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperketat pengawasan anggaran daerah demi efisiensi pembangunan. Hal ini terungkap dalam rapat monitoring dan evaluasi (Monev) yang berfokus pada penguatan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan, dan pengendalian kegiatan pembangunan.

Wakil Bupati (Wabup) Ahmad Fadly menekankan pentingnya Monev untuk mempercepat realisasi program strategis. “Rapat Monev dibutuhkan dalam percepatan pelaksanaan kegiatan pembangunan, terutama yang strategis,” kata Wabup Ahmad Fadly saat memimpin rapat Monev di aula kantor bupati, Pagaruyung, Kamis (26/6/2025). Ia menambahkan, banyak aspek menjadi perhatian, mulai dari perencanaan hingga pengendalian kegiatan, agar penggunaan anggaran lebih efisien dan efektif.

Baca Juga

Menanggapi laporan realisasi kemajuan fisik dan keuangan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wabup Ahmad Fadly mengungkapkan, realisasi belanja secara umum masih di bawah target yang diharapkan.

Lebih lanjut, Wabup Ahmad Fadly menginstruksikan seluruh kepala OPD untuk mencermati Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 25 Tahun 2024 tentang petunjuk teknis dana alokasi khusus (DAK) fisik. Hal ini, menurutnya, penting agar OPD dapat menyusun target percepatan pelaksanaan kegiatan.

“Saya tidak mengharapkan terjadinya kegagalan dalam proses pencairan dana DAK ini yang disebabkan oleh kelalaian atau ketidakpahaman pengelola kegiatan terhadap aturan yang berlaku,” tegasnya. Wabup Ahmad Fadly mengingatkan agar capaian fisik dan keuangan segera direalisasikan sesuai target waktu yang telah ditentukan. Ia menambahkan, pada tahun ini, Tanah Datar hanya memperoleh dana DAK penugasan yang terdiri dari tiga bidang yang dikelola oleh lima perangkat daerah.

Wabup Ahmad Fadly juga menyinggung alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2025 yang telah diatur melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Ia menekankan pentingnya efisiensi belanja dalam pelaksanaan anggaran yang tertuang dalam APBN/APBD tahun 2025. Efisiensi ini mencakup pembatasan belanja seremonial, studi banding, pengurangan belanja pendukung, dan pemfokusan alokasi anggaran pada target kinerja pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Utri Satria Putra menjelaskan secara tidak langsung, kegiatan Monev triwulan II ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian hasil kegiatan oleh masing-masing OPD pada Jumat (27/6/2025).

Rekomendasi