Padang – BMKG Minangkabau memprakirakan cuaca di Sumatera Barat pada 11 hingga 13 Juli 2026 didominasi kondisi cerah berawan dan relatif stabil. Selama periode tersebut, tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan.
Meski begitu, hujan ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah, terutama pada siang hingga sore hari. Warga diminta tetap memperhatikan pembaruan informasi cuaca sebelum beraktivitas di luar rumah.
Pada Sabtu, 11 Juli 2026, cuaca pada pagi hari diperkirakan cerah hingga cerah berawan. Kondisi ini dinilai cukup mendukung aktivitas masyarakat sejak awal hari.
Memasuki siang dan sore, langit diprediksi berubah menjadi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi mengguyur Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, dan Solok Selatan.
Pada malam hingga dini hari, cuaca umumnya berawan. Hujan ringan masih mungkin turun di Pasaman Barat. Suhu udara diperkirakan berada di kisaran 18 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban 65 hingga 98 persen. Angin bertiup dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan 4 hingga 20 kilometer per jam.
Sementara itu, pada Minggu, 12 Juli 2026, cuaca pagi diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Potensi hujan ringan kemudian muncul pada siang hingga sore di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Pasaman, dan Kabupaten Solok.
Pada malam hari, hujan ringan diperkirakan bergeser ke Pasaman Barat, Solok Selatan, dan Dharmasraya. Adapun pada dini hari, kondisi cuaca kembali berawan. Suhu udara diprakirakan berada pada angka 17 hingga 32 derajat Celcius.
Pada Senin, 13 Juli 2026, cuaca di Sumatera Barat cenderung lebih tenang. Sejak pagi hingga malam, langit diperkirakan didominasi cerah berawan hingga berawan, tanpa gangguan hujan yang berarti.
Hujan ringan baru berpotensi muncul pada dini hari dan diperkirakan hanya terjadi di Kabupaten Solok serta Solok Selatan. Suhu udara berada pada kisaran 18 hingga 32 derajat Celcius dengan kecepatan angin 4 hingga 18 kilometer per jam.
BMKG Minangkabau mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah perbukitan dan daerah rawan genangan saat hujan turun.







