Wali Kota Fadly Amran Dorong Warga Kritik demi Pelayanan Lebih Responsif

wako-fadly-amran:-masyarakat-silakan-kritik-pemerintah-demi-pelayanan-responsif
Wako Fadly Amran: Masyarakat Silakan Kritik Pemerintah demi Pelayanan Responsif

Padang – Menekankan pentingnya peran serta warga, Wali Kota Padang Fadly Amran meminta masyarakat aktif melaporkan persoalan sosial dan infrastruktur kepada pemerintah agar pelayanan publik di kota itu menjadi lebih responsif. Permintaan itu disampaikan saat Tim I Safari Ramadhan Pemko Padang mengunjungi Musala Al-Jihad di Jalan Karang Putih, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kamis (12/3/2026).

Fadly mengatakan warga tidak perlu ragu menyampaikan kritik dan keluhan melalui lurah dan camat sehingga pemerintah bisa hadir dan menindaklanjuti masalah yang ada. “Bapak Ibu boleh sekali mengkritik, tidak ada masalah. Sampaikan kepada lurah dan camat apa yang menjadi kendala. Saya minta pemerintahan hadir dan mendengarkan keluhan masyarakat,” ujarnya kepada jamaah.

Baca Juga

Dalam kunjungan itu Fadly menegaskan komitmen Pemko Padang menjadikan kota ini sebagai kota terbersih di Indonesia. Ia mengingatkan capaian terbaru penilaian Adipura, yang memberi Sertifikat Adipura dan menempatkan Padang pada peringkat kedelapan kota terbersih nasional.

Untuk mendukung target tersebut, Fadly mengajak warga memilah sampah dari rumah sebelum dijemput oleh Lembaga Pengelola Sampah (LPPS) dan meminta agar lurah serta camat mengawal peningkatan pengangkutan sampah ke rumah warga, bahkan bila memungkinkan setiap hari. “Saya juga meminta kepada lurah dan camat untuk mengawal peningkatan pengangkutan sampah ke rumah warga, kalau bisa setiap hari,” kata Fadly.

Selain isu kebersihan, Fadly memaparkan penguatan pendidikan keagamaan melalui program unggulan Smart Surau dan Pesantren Ramadhan. Pemerintah berencana mengembangkan Smart Surau dengan pemanfaatan tablet digital untuk absensi jamaah muda serta memberikan insentif kepada peserta dan pendukung program. “Pemerintah Kota Padang juga akan memberikan reward, tidak hanya kepada anak-anak tetapi juga kepada orang tuanya, karena telah mendukung pelaksanaan Smart Surau ini. Mari bersama-sama kita sukseskan program unggulan Smart Surau ini,” tambahnya.

Ketua Pengurus Musala Al-Jihad, Efrizal Syarif, menjelaskan musala awalnya merupakan posko pemuda yang kemudian dialihfungsikan menjadi rumah ibadah. Saat ini musala itu membina 115 murid Pesantren Ramadhan dan menjalankan program Smart Surau.

“Musala ini akan kami kembangkan menjadi dua lantai. Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota atas bantuan hibah yang telah diberikan senilai Rp 25 juta untuk rumah ibadah kami. Bantuan ini akan kami gunakan untuk perbaikan musala,” kata Efrizal.

Rekomendasi