Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan Pemerintah Kota Padang berkomitmen memperkuat pendidikan berbasis agama yang inklusif untuk membentuk karakter generasi muda saat membuka pembinaan rohani bagi siswa-siswi Kristen di Gereja BNKP Jemaat Padang, Senin (2/3/2026).
Kegiatan pembinaan rohani itu digelar bertepatan dengan pelaksanaan Pesantren Ramadan bagi siswa Muslim sebagai bentuk praktik kesetaraan dalam pembentukan moral anak bangsa di Kota Bengkoang. “Kami mengapresiasi pembinaan rohani ini yang digelar saat siswa Muslim di Kota Padang mengikuti Pesantren Ramadan. Kegiatan ini penting untuk memperkuat karakter generasi muda dan sejalan dengan arah pendidikan nasional, yakni 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” ujar Fadly Amran.
Fadly menegaskan penguatan nilai-nilai ibadah sesuai keyakinan masing-masing menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi unggul, sehingga Pemko terus mendorong program pendidikan karakter berbasis agama. “Ke depan, Pemko Padang akan memperluas kerangka Program Unggulan (Progul) Smart Surau ke berbagai rumah ibadah. Kami akan duduk dengan berbagai tokoh agama agar gerakan ini tidak hanya di masjid, tetapi juga di gereja, wihara, dan seluruh rumah ibadah di Kota Padang,” tambahnya.
Ketua Pelaksana Pembinaan Rohani, Nosisokhi Gea, menyampaikan kegiatan itu diikuti 423 siswa Kristen dari jenjang SD, SMP hingga SMA sederajat di Kota Padang. “Para peserta akan mendapatkan pembinaan keagamaan, penguatan nilai moral, serta pembekalan karakter selama kegiatan berlangsung,” sebut Nosisokhi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat Fauzi Bahar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, serta sejumlah unsur terkait lainnya.







