Agam – Aksi perampokan bersenjata di minimarket EB Mart, Simpang Aua, Nagari Koto Tangah, Kabupaten Agam, berakhir dengan tertangkapnya seorang terduga pelaku oleh warga pada Senin (19/10/2026) malam. Sementara rekan-rekannya kabur menggunakan mobil Mitsubishi Xpander putih.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, saat petugas toko bersiap menutup gerai. Empat pria tak dikenal datang dengan menggunakan sepeda motor dan mobil.
Situasi mendadak tegang ketika salah satu pelaku yang mengendarai motor mendekati petugas sambil menodongkan senjata api. Pelaku juga sempat melepaskan tembakan ke arah korban untuk memuluskan aksinya.
Di saat bersamaan, pelaku lain berupaya merampas uang yang sedang dipegang petugas toko. Korban sempat melawan dengan mendorong pelaku, lalu berlari ke arah rumah warga di dekat Bank BRI untuk meminta pertolongan.
Namun, para pelaku mengejar korban hingga ke pinggir jalan. Salah satu pelaku kemudian memukul bagian belakang kepala korban hingga korban tersungkur ke aspal.
Keributan itu menarik perhatian warga sekitar. Di tengah kerumunan, seorang pria berinisial U berhasil diamankan warga.
Kelompok lain kemudian melarikan diri dengan Mitsubishi Xpander putih. Mereka juga meninggalkan sepeda motor Honda Scoopy di lokasi kejadian.
Sejumlah warga mengaku sempat ketakutan karena para pelaku diduga membawa senjata api. Bahkan, seorang warga yang hendak membantu korban disebut sempat diancam dengan senjata.
Akibat kejadian itu, korban kini menjalani perawatan medis di Puskesmas Pekan Kamih.
Seorang tokoh masyarakat Nagari Koto Tangah menyayangkan peristiwa tersebut karena dinilai mengganggu ketenangan warga. Ia meminta pengamanan lingkungan diperketat kembali.
“Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif warga serta kerja sama dengan aparat penegak hukum agar pengawasan keamanan tidak hanya dilakukan saat terjadi gangguan.







