Padang – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak siang hingga Rabu malam (11/2/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik, sehingga Kantor SAR Kelas A Padang langsung menerjunkan tim rescue untuk mengevakuasi warga yang terjebak genangan air.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menyatakan pihaknya menerima laporan permintaan evakuasi pertama pada pukul 20.48 WIB. Peningkatan debit air membuat beberapa kawasan terisolasi dan menuntut bantuan segera.
Dua belas menit setelah menerima laporan, tepatnya pukul 21.00 WIB, satu tim beranggotakan enam personel rescuer diberangkatkan menuju lokasi kejadian (LKP). “Kami telah memberangkatkan tim dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam menuju lokasi terdampak. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan warga yang membutuhkan evakuasi,” ujar Abdul Malik.
Untuk mendukung operasi penyelamatan di tengah cuaca buruk, tim SAR dilengkapi Rescue Car, perahu rafting, peralatan Pal SAR Air, Pal Mountaineering, Pal SAR Medis, serta alat komunikasi khusus.
Operasi menghadapi tantangan berat karena hujan masih mengguyur, debit air terus meningkat, dan arus cukup deras. Data cuaca di lokasi mencatat kecepatan angin mencapai 6 knot yang menambah kesulitan koordinasi di lapangan.
Abdul Malik menghimbau warga tetap waspada dan segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi jika debit air terus naik serta aktif melaporkan kondisi darurat melalui jalur komunikasi yang tersedia.







