Padang Meriahkan HJK ke-357 Lewat Taste of Padang Experience

rayakan-hjk-ke-357,-padang-usung-tema-taste-of-padang-experience
Rayakan HJK ke-357, Padang Usung Tema Taste of Padang Experience

Padang – Pemerintah Kota Padang mulai mematangkan persiapan perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan digelar pada 7 Agustus 2026. Perayaan tahun ini dipastikan berlangsung lebih meriah dan dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Pembahasan persiapan dilakukan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Asisten Administrasi Umum Corri Saidan dan sejumlah kepala OPD terkait di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Selasa (19/5/2026).

Bacaan Lainnya

Fadly menegaskan HJK bukan sekadar agenda rutinitas tahunan. Ia ingin pelaksanaannya tahun ini naik kelas dan memberi kesan kuat bagi masyarakat.

“Kita menginginkan HJK tahun ini jauh lebih luar biasa daripada tahun-tahun sebelumnya. Tetap dengan tema Taste of Padang Experience dan tekad menjadikan Padang sebagai kota kreatif gastronomi dunia yang diakui UNESCO,” ujar Fadly.

Dengan tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City,” perayaan HJK diarahkan menjadi momentum untuk memperkuat posisi Padang sebagai kota budaya, kuliner, dan destinasi kreatif yang berdaya saing internasional.

Selama sepekan pelaksanaan, Pemko Padang akan melibatkan komunitas kreatif, akademisi, pelaku budaya, mitra internasional, hingga tokoh dunia Melayu dari negara-negara serumpun.

Sejumlah rangkaian utama juga sudah disiapkan, mulai dari Pawai Telong-telong, Padang Fashion Week, bazar UMKM, festival budaya, hingga kegiatan olahraga. Kemeriahan acara akan dilengkapi pertunjukan orkestra yang memadukan musik modern, budaya Minangkabau, dan visual artistik.

“Berbagai agenda unggulan seperti Pawai Telong-telong, Padang Fashion Week, bazar UMKM, festival budaya, hingga event olahraga akan dipadukan dengan konsep gastronomi sebagai identitas Kota Padang. Kegiatan juga dimeriahkan pertunjukan orkestra megah yang memadukan musik modern, budaya Minangkabau, dan visual artistik khas keberagaman Kota Padang,” kata Fadly.

Kawasan Kota Tua ditetapkan sebagai pusat kegiatan. Pemerintah kota memberi perhatian khusus pada penataan area itu agar tampil bersih, rapi, estetik, dan layak menjadi lokasi kegiatan berskala internasional.

Selama satu pekan, kawasan tersebut akan dipadati berbagai agenda gastronomi dan budaya untuk menghadirkan pengalaman khas bagi warga maupun wisatawan.

“Kita akan memusatkan kegiatan di Kota Tua dengan menampilkan keberagaman masyarakat Padang melalui kekayaan kuliner dan budayanya. Jadi selama sepekan, kawasan itu akan diramaikan berbagai event gastronomi dan budaya yang sensasional,” pungkas Fadly Amran.

Pos terkait