Tanah Datar Akhiri Status Tanggap Darurat Bencana

masa-tanggap-darurat-bencana-tanah-datar-berakhir
Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar Berakhir

Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi mengakhiri status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor yang berlangsung selama 14 hari. Kini, daerah itu memasuki masa transisi darurat menuju pemulihan pascabencana yang akan berlangsung hingga tujuh bulan ke depan.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengatakan masa transisi itu berlaku mulai 27 Mei hingga 27 Desember 2026. Keputusan tersebut diambil usai rapat evaluasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan organisasi perangkat daerah terkait di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Senin (25/5/2026) malam.

Bacaan Lainnya

“Malam ini kami putuskan masa tanggap darurat bencana berakhir. Selanjutnya, mulai 27 Mei hingga 27 Desember, Tanah Datar memasuki masa transisi darurat ke pemulihan pasca bencana,” ujar Eka Putra.

Sebelumnya, status tanggap darurat diterapkan di empat kecamatan yang terdampak paling parah, yaitu Tanjung Emas, Padang Ganting, Lintau Buo, dan Lintau Buo Utara.

Eka menilai perubahan status itu penting karena masih banyak infrastruktur dan fasilitas warga yang rusak akibat bencana. Menurut dia, kondisi tersebut memerlukan penanganan yang lebih terencana dan berkelanjutan.

“Di lokasi bencana masih terdapat kerusakan yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penanganan terpadu sesuai prosedur pasca bencana agar proses pemulihan berjalan optimal dan tepat sasaran,” katanya.

Meski sebagian besar pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing, pemerintah daerah tetap akan melakukan pemantauan ketat selama masa transisi.

Eka juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana. Ia menilai kerja sama TNI, Polri, relawan, dan para donatur menjadi faktor penting dalam melewati masa sulit selama dua pekan terakhir.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar, dr. Ermon Reflin, memastikan kebutuhan dasar warga terdampak telah terpenuhi selama masa tanggap darurat. Ia menyebut kondisi di lapangan kini berangsur pulih setelah rumah-rumah warga yang sempat tertimbun material dibersihkan melalui gotong royong.

“Para pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Kami juga telah menyalurkan bantuan sembako sebagai bekal menjelang Idul Adha. Selama masa transisi ini, pendampingan bagi warga terdampak akan terus kami lakukan secara intensif,” ujar Ermon.

Pos terkait