Padang – Pemerintah pusat mendorong kepengurusan baru Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat untuk memperluas peran koperasi agar tak lagi berhenti pada layanan simpan pinjam, melainkan masuk ke pengelolaan sektor riil yang lebih produktif.
Sekretaris Kementerian Koperasi RI, Ahmad Zabadi, mengatakan pemerintah telah menyiapkan dukungan pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) hingga Rp250 miliar. Bantuan itu disediakan bagi koperasi yang memenuhi persyaratan dan mampu berinovasi di sektor ekonomi produktif.
“Sumatera Barat adalah tanah kelahiran Bapak Koperasi Mohammad Hatta. Kami berharap daerah ini menjadi role model koperasi modern yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi nasional,” ujar Ahmad usai pelantikan pengurus Dekopinwil Sumbar di Auditorium Istana Gubernur, Sabtu (4/7/2026).
Dalam pelantikan itu, Gun Sugianto ditetapkan sebagai Ketua Dekopinwil Sumbar periode 2025-2030. Ia dilantik langsung oleh Ketua Umum Dekopin, Bambang Haryadi.
Gun terpilih secara aklamasi setelah mengantongi dukungan penuh dari 19 Dekopinda kabupaten/kota dan sembilan koperasi sekunder di Sumbar.
Menanggapi arahan pemerintah pusat, Gun menyatakan siap menjadikan Dekopinwil sebagai mitra strategis pemerintah. Ia juga menegaskan akan memperkuat pendampingan dan edukasi agar koperasi di Sumbar berjalan lebih profesional.
“Kami ingin menjadikan Dekopinwil Sumbar sebagai rumah besar gerakan koperasi yang memperkuat ekonomi masyarakat dari bawah,” kata Gun.
Dukungan serupa disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy. Ia mendorong koperasi di daerah itu masuk ke sektor-sektor strategis yang selama ini belum tergarap maksimal, termasuk koperasi olahraga dan pertambangan rakyat.
Di sisi lain, Gun menyampaikan target besar Sumatera Barat untuk menjadi tuan rumah Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) pada 2027.







