Jakarta – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kembali mendapat suntikan bantuan alat dan mesin pertanian dari Kementerian Pertanian untuk memperkuat produksi petani di daerah itu.
Bantuan tersebut dipastikan setelah Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, beraudiensi dengan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Andi Nur Alam Syah, serta Direktur Pascapanen, Rizal Ismail, di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Bantuan yang disiapkan mencakup seluruh kebutuhan pertanian, mulai dari pra-panen hingga pasca-panen.
Di sektor pengolahan lahan, pemerintah pusat menyalurkan 10 unit traktor roda dua dan lima unit traktor roda empat.
Untuk mengantisipasi kekeringan, Kementerian Pertanian juga mengalokasikan 70 unit pompa air, yang terdiri atas 20 unit berukuran enam inci dan 50 unit berukuran tiga inci.
Dukungan pasca-panen turut diberikan melalui dua unit UV Dryer berkapasitas 10 ton, satu unit Vertical Dryer, satu unit Combine Harvester, dan dua unit Power Thresher.
Selain itu, satu unit drone juga diserahkan untuk mendukung pemetaan kawasan pertanian berbasis data.
Sepanjang 2026, Pemkab Dharmasraya tercatat sudah menarik bantuan sektor pertanian dengan nilai total mencapai Rp20 miliar.
Penguatan sektor pangan itu juga akan dilengkapi dengan rencana pembangunan Gudang Bulog dalam waktu dekat.
Annisa mengatakan, keberadaan gudang tersebut akan membantu penyerapan gabah petani sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat masyarakat.
Pemkab Dharmasraya menilai langkah ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.







