Padang – Rencana pembangunan Jembatan Kalawi di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, mulai dipastikan masuk dalam pengawalan serius pemerintah daerah dan DPR RI. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda meninjau langsung lokasi itu pada Rabu (5/8/2026), dalam rangka Reses Perseorangan Masa Sidang V Tahun Sidang 2026/2027.
Selain Jembatan Kalawi, rombongan juga melihat sejumlah fasilitas yang terdampak banjir akibat hujan deras pada Senin (3/8/2026). Peninjauan dilakukan di Daerah Irigasi Gunung Nago, Daerah Irigasi Koto Tuo, dan SDN 10 Lambung Bukit.
Sejumlah pejabat ikut hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Iqra Chissa, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Tri Hadiyanto, Camat Pauh Yandry, serta beberapa anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Golkar.
Maigus menegaskan, pemerintah kota mengapresiasi dukungan Zigo Rolanda yang terus mengawal kebutuhan anggaran dan pembangunan infrastruktur Padang di tingkat pusat. Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk mempercepat pemulihan pascabencana banjir besar pada akhir 2025.
“Melalui dukungan Bapak Zigo, kami berharap percepatan pemulihan pascabanjir segera terealisasi, termasuk penanganan sembilan jembatan yang rusak, perbaikan jalan, normalisasi sungai, hingga pembangunan hunian tetap (Huntap) yang lahannya telah disiapkan pemerintah,” kata Maigus.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada warga setempat yang telah sukarela menghibahkan sebagian lahannya untuk pembebasan jalur jembatan. Menurut dia, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting agar proyek strategis itu berjalan lancar.
Maigus menilai Jembatan Kalawi memiliki peran vital karena menjadi akses utama warga dalam beraktivitas sehari-hari. Jembatan itu juga menjadi jalur penting menuju kawasan Kampus Universitas Andalas.
Zigo Rolanda menyebut pembangunan Jembatan Kalawi dengan nilai estimasi Rp25,4 miliar sebagai salah satu prioritas utama dalam penanganan pascabanjir di Padang. Ia menegaskan proyek itu akan terus dikawal hingga masuk tahap konstruksi.
“Pembangunan jembatan ini akan terus kami kawal sampai benar-benar memasuki tahap konstruksi dan fisik terbangun karena ini kebutuhan mendesak warga. Untuk rehabilitasi Irigasi Gunung Nago dan Irigasi Koto Tuo juga dijadwalkan mulai dikerjakan pada bulan Agustus ini,” ujar Zigo.







