Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melakukan rotasi jabatan eselon II. Gubernur Mahyeldi Ansharullah melantik dua pejabat baru untuk mengisi posisi strategis, Selasa (2/9), di Auditorium Gubernuran.
Andri Yulika, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Inspektur Daerah. Sementara itu, Medi Iswandi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappeda, mengisi posisi Asisten Administrasi Umum.
Gubernur Mahyeldi menegaskan, perombakan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan. “Ini adalah langkah penting untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan profesional, transparan, dan berintegritas,” ujarnya secara langsung usai pelantikan.
Mahyeldi menekankan pentingnya kinerja maksimal dari para pejabat yang baru dilantik, terutama dalam menghadapi kondisi efisiensi anggaran dan dinamika politik yang berkembang. Ia mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Awali pekerjaan dengan doa, bekerjalah dengan profesionalisme, dan utamakan kepentingan rakyat,” imbuhnya.
Gubernur juga menyoroti peran strategis Inspektur Daerah yang diharapkan tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga konsultan, katalis, dan penjamin mutu dalam tata kelola pemerintahan. Dengan penataan ini, birokrasi di Sumbar diharapkan semakin bersih, transparan, akuntabel, dan fokus pada pelayanan publik.







