Pemahaman Mendalam Picu Aksi Nyata: Mengapa Ini Sangat Penting?

apa-pentingnya-makna?
Apa Pentingnya Makna?

Padang – Dosen Universitas Andalas (Unand) mengajak pembaca untuk memahami bahasa secara lebih mendalam melalui buku terbarunya, “Makna Kata.” Buku ini menyoroti bagaimana makna dibentuk dan dinegosiasikan dalam kehidupan sosial.

Ria Febrina, penulis buku sekaligus dosen Unand, menyatakan bahwa bahasa adalah milik masyarakat penggunanya. “Bahasa dan maknanya datang dari bawah, dari pemiliknya, masyarakat penggunanya,” ujarnya dalam buku yang diterbitkan Juni 2025 oleh Kabarita. Ia menambahkan bahwa kamus hanya mencatat penggunaan bahasa, bukan mengaturnya.

Bacaan Lainnya

Dalam buku setebal 208 halaman ini, Febrina mengkritik syarat eufoni dan konotasi positif dalam penyusunan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Ia menilai, syarat tersebut melakukan seleksi nilai atas bentuk bahasa. “Padahal, dalam praktik sosial, dinamika bahasa melampaui beban moral apa pun karena ia tidak senantiasa hadir dalam bentuk yang elok,” jelasnya.

Dosen Sastra Indonesia Unand, Ahmad Hamidi, merekomendasikan buku ini sebagai referensi bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah Semantik dan Leksikologi. “Buku ini juga cocok bagi siapa pun yang tertarik memahami cara bahasa dan maknanya bekerja sebagai atribut sosial yang berdinamika,” ungkapnya.

Hamidi menyoroti kekuatan buku ini terletak pada pendekatan diakronis penulis dalam menelusuri perubahan makna kata dari waktu ke waktu. Meskipun menemukan beberapa kesalahan tik dan penggunaan kata nonbaku, Hamidi meyakini hal itu tidak mengurangi kredibilitas karya tersebut. “Catatan-catatan tersebut justru dapat menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan cetakan berikutnya,” pungkasnya.

Pos terkait