Padang – Setahun memimpin Kota Padang, Wakil Walikota Padang 2023-2024, Ekos Albar, telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
Sejak awal masa jabatannya, Ekos Albar langsung bergerak cepat menyelesaikan proyek tertunda, seperti penerapan Surat Keputusan (SK) Walikota tentang pedagang kaki lima (PKL).
Langkah Ekos Albar tak berhenti di situ. Ia juga membenahi lanskap Pasar Raya dengan menyelesaikan perbaikan Air Mancur di bundaran Masjid Taqwa dan Hiligoo. Upaya ini tak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga meningkatkan kenyamanan warga yang mengunjungi kawasan tersebut.
Komitmen Ekos Albar dalam meningkatkan pelayanan publik juga terlihat jelas dari implementasi sistem respon cepat untuk keluhan warga.
Sistem ini terinspirasi dari sistem 911 di Amerika Serikat, di mana warga dapat dengan mudah melaporkan keluhan mereka dan mendapatkan respon yang cepat dan tepat.
Dedikasi Ekos Albar tak hanya terbatas pada program-program terencana. Saat terjadi bencana banjir, ia selalu hadir di lokasi, bahkan membuka pintu rumah dinasnya di Jalan A Yani untuk dijadikan penampungan bagi korban banjir.
Kinerja Ekos Albar mendapat apresiasi dari masyarakat Padang. “Ekos Albar ikon dari tuntasnya pelayanan publik di Kota Padang,” kata seorang warga Padang.
Keberhasilan Ekos Albar tak luput dari perhatian para pengamat politik. Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Adrian Tuswandi, menilai pencalonan Ekos Albar sebagai Calon Wali Kota (Cawako) Padang pada Pilkada 27 November 2024 akan membuat persaingan semakin seru.
“Pilkada Padang akan seru kalau tiga sosok ini bertarung,” ujar Adrian.
Menanggapi hal tersebut, Ekos Albar menyatakan, “Terima kasih, semoga ini menjadi semangat kami untuk berbuat lebih untuk Padang,” kata Ekos.







