Padang – Luapan Sungai Batang Kuranji akibat hujan deras di hulu pada Jumat sore (2/1/2026) merobohkan satu unit rumah di RT 03 RW 01, Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, sekitar pukul 16.30 WIB dan menyebabkan genangan air masuk ke permukiman sekitar.
Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis, langsung turun ke lokasi dan menyaksikan arus sungai yang deras menggerus bantaran hingga menghantam pemukiman. Di bawah hujan sisa badai, Amrizal melihat fondasi rumah tergerus sehingga roboh total dan beberapa titik sepanjang bantaran terancam longsor.
Peningkatan debit air yang drastis membuat tanggul alami sungai tidak mampu menahan beban sehingga rumah ambruk dan air meluas ke pemukiman. Genangan yang meningkat memicu kekhawatiran akan banjir susulan dan kerusakan material lain di sekitar bantaran.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Kami minta masyarakat tidak memaksakan diri bertahan di rumah yang berada di dekat bantaran sungai,” tegas Amrizal saat meninjau lokasi.
Mengingat cuaca belum stabil dan fluktuasi debit Batang Kuranji, Amrizal mengimbau warga di sepanjang bantaran segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau ke rumah kerabat yang aman. “Kita mengimbau kepada warga di sepanjang bantaran sungai diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau rumah kerabat yang aman. Kami dari pihak Kecamatan bersama Lurah dan perangkat kelurahan disiagakan untuk memantau titik-titik rawan secara real-time,” ujarnya.
Amrizal menambahkan petugas di lapangan saat ini sedang menginventarisir kerusakan material dan kebutuhan logistik bagi warga terdampak. “Kemudian petugas di lapangan saat ini tengah menginventarisir kerusakan material dan kebutuhan logistik warga terdampak,” katanya.
Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dari robohnya rumah tersebut. Pemerintah Kecamatan meminta warga tetap waspada dan segera melapor kepada petugas jika melihat tanda-tanda peningkatan debit air susulan.







