Padang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat mengajak masyarakat memanfaatkan KA Pariaman Ekspres untuk menuju kawasan wisata pesisir barat Sumbar, terutama menjelang puncak Festival Tabuik di Kota Pariaman akhir pekan ini.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan KA Pariaman Ekspres melayani relasi Pauh Lima-Padang-Pariaman-Naras dengan 10 perjalanan setiap hari dan total kapasitas 4.240 tempat duduk.
“KA Pariaman Ekspres tidak hanya menjadi moda transportasi yang ekonomis, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang unik dengan menyuguhkan panorama alam pesisir, hamparan sawah hijau, serta suasana khas perkampungan Minangkabau sepanjang perjalanan,” ujar Reza dalam keterangan pers, Rabu (24/6/2026).
Dengan tarif Rp5.000, layanan ini menjadi pilihan favorit masyarakat dan wisatawan yang hendak berkunjung ke Pantai Gandoriah, Pariaman. Perjalanan sekitar 1,5 jam itu menawarkan pemandangan laut di sisi jalur kereta, sawah yang membentang hijau, serta kehidupan masyarakat Minangkabau yang masih terasa kental.
Setibanya di Stasiun Pariaman, penumpang hanya perlu berjalan sekitar 200 meter untuk mencapai Pantai Gandoriah. Destinasi unggulan di Sumatera Barat itu menyajikan pantai, kuliner khas, hingga beragam aktivitas wisata keluarga.
Tak hanya mengandalkan wisata pantai, Pariaman juga menawarkan Festival Tabuik, tradisi budaya yang telah dikenal secara nasional dan menjadi daya tarik utama kota tersebut. Agenda ini digelar setiap tahun pada 1-10 Muharram sebagai bagian dari peringatan Asyura.
Tabuik berasal dari kata Arab tabut yang berarti peti. Dalam pelaksanaannya, tradisi ini diwujudkan dalam bentuk replika menara berhias megah yang diarak melalui prosesi budaya, lengkap dengan tabuhan tasa, pertunjukan silek atau silat tradisional, tarian, hingga puncaknya pembuangan Tabuik ke laut. Tradisi yang sarat nilai sejarah dan budaya ini rutin menarik ribuan wisatawan dari berbagai daerah.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat saat puncak Festival Tabuik pada 27-28 Juni 2026, KAI Divre II Sumbar menyiapkan 8.480 tempat duduk KA Pariaman Ekspres.
Berdasarkan data sementara per 23 Juni 2026 pukul 12.00 WIB, sebanyak 3.825 tiket sudah terjual atau setara okupansi 45 persen. Dengan begitu, masih tersedia 4.655 tempat duduk bagi masyarakat.
“Update pemesanan tiket KA Pariaman Ekspres untuk keberangkatan tanggal 27 dan 28 Juni 2026 menunjukkan sebanyak 3.825 tiket telah terjual atau mencapai okupansi 45 persen. Angka tersebut masih terus bergerak seiring berlangsungnya proses pemesanan,” kata Reza.
KAI mengimbau masyarakat segera memesan tiket agar mendapat kepastian perjalanan dan dapat menikmati Festival Tabuik dengan lebih nyaman.
Pemesanan tiket KA lokal kini juga tersedia melalui aplikasi Access by KAI. Penjualan dilakukan bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan, sehingga pelanggan dapat merencanakan perjalanan lebih baik.
Sejumlah wisatawan juga merasakan manfaat layanan ini. Alya, wisatawan asal Pekanbaru, mengaku memilih KA Pariaman Ekspres karena memberi pengalaman perjalanan yang hemat sekaligus menyenangkan.
“Naik KA Pariaman Ekspres seperti mendapatkan paket wisata singkat yang murah meriah. Sepanjang perjalanan saya bisa menikmati pemandangan laut yang indah, mencicipi kuliner khas Minang, lalu kembali di hari yang sama dengan perjalanan yang nyaman dan tenang,” ujarnya.
Kehadiran KA Pariaman Ekspres dinilai memperluas akses ke berbagai destinasi wisata di Sumatera Barat sekaligus memberi dampak positif bagi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi masyarakat lokal. Dengan tarif terjangkau, layanan nyaman, serta panorama khas sepanjang perjalanan, kereta ini semakin diminati.
“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada periode dengan permintaan tinggi seperti Festival Tabuik,” tutup Reza.







