Parik Malintang – Upaya antisipasi dini terhadap potensi konflik sosial berdimensi keagamaan terus digencarkan di Padang Pariaman. Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Padang Pariaman menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 13 tokoh agama se-Padang Pariaman, Senin (30/6/2025).
Kepala Kankemenag H. Syafrizal secara langsung membuka kegiatan yang dilaksanakan di Cordelia Cafe Lubuk Alung tersebut. Kepala Seksi Bimas Kankemenag Padang Pariaman, Irsyad, pada Rabu (2/7/2025) menjelaskan bahwa FGD ini bertujuan untuk menggali pemahaman mendalam terkait persepsi, pendapat, dan pengalaman para peserta dalam menanggapi isu-isu keagamaan. “FGD ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai potensi kerawanan konflik,” ujarnya.
Irsyad menambahkan, FGD yang diselenggarakan secara daring oleh pemerintah pusat ini mengharuskan peserta menjawab 90 pertanyaan yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp. Para tokoh agama tersebut mengikuti tes di Cordelia Cafe Lubuk Alung.
Diakui Irsyad, menjawab seluruh pertanyaan bukanlah hal mudah. Namun, sosialisasi FGD ini dinilai mampu memperkuat mental dan pola pikir peserta dalam menghadapi berbagai tantangan masalah keagamaan. Jawaban dari 90 pertanyaan itu langsung dikirimkan oleh peserta melalui aplikasi WhatsApp kepada pemerintah pusat.
Dalam sambutannya, Senin (30/6/2025), H. Syafrizal menyampaikan bahwa sosialisasi FGD ini bertujuan untuk memperkaya materi ilmu agama yang telah dimiliki oleh para tokoh agama. “Dengan bekal ilmu yang mumpuni, diharapkan para tokoh agama dapat dengan cepat membuat kesimpulan dalam menghadapi berbagai informasi keagamaan di era modern ini,” tuturnya.
Lebih lanjut, H. Syafrizal menekankan pentingnya kemampuan tokoh agama dalam menyaring informasi yang berkembang di dunia maya. “Banyak isu atau informasi yang beredar, beberapa di antaranya diduga dapat merusak ajaran agama. Oleh karena itu, diharapkan tokoh agama di Padang Pariaman dapat dengan cepat mengidentifikasi dan menyikapi informasi yang bersifat terlarang,” pungkasnya.







