Padang – Guna memperkuat respons terhadap potensi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menggagas pembentukan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana. Sosialisasi terkait inisiatif ini digelar sebagai langkah proaktif untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, membuka secara resmi kegiatan sosialisasi pada Selasa (15/7/2025). Hendri Zulviton mengatakan, pembentukan sistem logistik bencana yang responsif, terpadu, dan efisien sangat penting. “Dengan terbentuknya klaster logistik ini, kami sangat berharap penyaluran bantuan saat bencana dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan terorganisir dengan baik,” tegasnya. Ia menambahkan, sinergi dari seluruh pihak terkait mutlak diperlukan.
Kasubdit Distribusi & Pengendalian Direktorat Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan BNPB, Maryanto, yang hadir sebagai narasumber utama, menjelaskan bahwa pembentukan klaster logistik merupakan bagian integral dari strategi nasional BNPB. Menurutnya, tujuan utama dari klaster ini adalah membangun sistem distribusi logistik yang tangguh dan adaptif terhadap berbagai situasi darurat.
Lebih lanjut, Maryanto menjelaskan pada Selasa (15/7/2025), klaster logistik bukan sekadar struktur organisasi, melainkan ruang koordinasi vital antar unsur pemerintah, dunia usaha, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat. “Tujuannya jelas: memastikan semua proses, mulai dari pengadaan, penyimpanan, hingga distribusi bantuan berjalan efektif saat terjadi bencana,” jelasnya.
Maryanto menambahkan, mengingat Kota Padang sebagai wilayah rawan bencana, kebutuhan akan sistem logistik yang responsif, berbasis data, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara aktif dalam penanggulangan bencana menjadi sangat krusial.
Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi dan lembaga terkait, termasuk Bappeda Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang (Damkar), Dinas Sosial Kota Padang, Satpol PP Kota Padang, Dinas Kesehatan Kota Padang, Dinas Perhubungan Kota Padang, Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Bulog Kota Padang, Tagana Kota Padang, Palang Merah Indonesia (PMI), Kelompok Siaga Bencana (KSB), KPB Kota Padang, dan TRC Semen Padang.
BPBD Kota Padang berharap, dengan pembentukan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana ini, ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana dapat semakin kuat, serta respons darurat dapat berjalan lebih cepat, terorganisir, dan tepat guna, demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Padang.







