Solok – Pemerintah Kabupaten Solok mulai mematangkan persiapan untuk tampil di APKASI Otonomi Expo 2026. Langkah itu dibahas dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Kamis (16/7/2026), dengan fokus utama pada promosi potensi daerah, peluang investasi, dan inovasi pelayanan publik.
Rapat dipimpin Ketua Dekranasda Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, bersama jajaran staf ahli, asisten perekonomian, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pertemuan ini digelar untuk memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal dan Kabupaten Solok dapat tampil optimal pada ajang tersebut.
Sejumlah hal teknis turut dibahas dalam rapat, mulai dari konsep stan pameran, pemilihan produk unggulan, hingga kesiapan masing-masing OPD. Evaluasi dilakukan agar semua unsur yang terlibat memiliki peran jelas saat pameran berlangsung.
Ny. Nia Jon Firman Pandu menilai ajang itu menjadi kesempatan penting bagi Kabupaten Solok untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
“APKASI Otonomi Expo adalah kesempatan besar bagi Kabupaten Solok untuk menampilkan potensi terbaik di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, kerajinan, pertanian, hingga UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan, persiapan yang matang dibutuhkan agar daerah bisa tampil maksimal dan meninggalkan kesan positif bagi pengunjung. Menurut dia, kesiapan sejak awal akan sangat menentukan hasil yang diraih.
Bupati Solok juga mengarahkan agar seluruh pihak memperkuat sinergi, baik pada tahap perencanaan maupun pelaksanaan teknis di lapangan. Pemerintah daerah berharap kerja sama antar-OPD dapat menghadirkan stan yang informatif, representatif, dan mencerminkan Kabupaten Solok sebagai daerah yang maju serta kaya budaya.
Dengan persiapan tersebut, Pemkab Solok optimistis dapat memperluas jaringan investasi, memperkuat pemasaran UMKM, dan membuka peluang kerja sama strategis dengan daerah lain di tingkat nasional.







