Padang – Pemerintah Kota Padang memprioritaskan peningkatan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan memfasilitasi 150 guru melanjutkan pendidikan S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Universitas Negeri Padang (UNP). Pelepasan simbolis tahap pertama yang terdiri dari 50 guru PAUD dilakukan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, Kamis (4/11/2025).
Fadly Amran menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang dan UNP dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Sesuai visi kita, menggerakkan segala potensi yang artinya kolaborasi. Kali ini kita berkolaborasi dengan UNP. Inilah bukti konkret bahwa kita membangun Kota Padang dengan menggerakkan kolaborasi untuk mewujudkan Kota Padang menjadi kota pintar dan kota sehat,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bahwa program ini akan dilaksanakan secara bertahap selama tiga tahun. “Tahun ini kita berikan kesempatan kepada 50 orang dari 150 guru yang terdata. Tahun depan 50 orang lagi, dan tahun berikutnya 50 orang terakhir. Pemerintah Kota Padang menanggung biaya kuliah berupa uang semester sebesar Rp5 juta,” jelas Yopi. Perkuliahan akan berlangsung di Fakultas Ilmu Pendidikan UNP.
Karin Nathania, seorang guru TK Anggrek dari Kecamatan Padang Selatan, menyambut baik program ini. “Saya pribadi dan teman-teman guru PAUD sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Padang. Sebenarnya, saya sudah lama bercita-cita untuk melanjutkan kuliah, bahkan sempat menabung sedikit demi sedikit. Dengan adanya program ini, cita-cita itu akhirnya terwujud,” ungkap Karin.
Selain melepas guru PAUD, Wali Kota Padang juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) serta Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kota Padang Tahun 2025.







