Pertamina Uji Sampel Pertalite Tanggapi Keluhan Kendaraan Mogok Sumbar

soal-dugaan-pertalite-bikin-kendaraan-mogok-di-sumbar,-pertamina-lakukan-uji-sampel-hingga-lemigas-jakarta
Soal Dugaan Pertalite Bikin Kendaraan Mogok di Sumbar, Pertamina Lakukan Uji Sampel hingga Lemigas Jakarta

Padang – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut merespons keluhan warga Sumatera Barat yang melaporkan gangguan pada kendaraan usai mengisi BBM jenis Pertalite. Perusahaan menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen yang terdampak dan menegaskan seluruh laporan akan ditangani secara serius.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penanganan dilakukan secara terukur, transparan, dan berbasis pemeriksaan ilmiah.

Baca Juga

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat atas laporan gangguan kendaraan yang diduga berkaitan dengan penggunaan Pertalite. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami konsumen,” ujar Fahrougi dalam keterangan resminya, Senin (19/10/2026).

Ia menegaskan setiap aduan yang masuk akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan evaluasi teknis agar penanganannya tepat.

Sebagai langkah awal, Pertamina Patra Niaga telah mengambil sampel Pertalite dari Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung dan sejumlah SPBU di Sumatera Barat. Sampel tersebut kemudian diuji di Laboratorium Lemigas Jakarta.

Fahrougi menjelaskan, hasil uji laboratorium menunjukkan sampel Pertalite yang diperiksa memenuhi spesifikasi resmi yang ditetapkan pemerintah, termasuk angka Research Octane Number (RON).

Meski demikian, Pertamina mencatat masih ada sejumlah temuan yang perlu didalami lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti serta kaitannya dengan kondisi kendaraan konsumen.

Saat ini, Pertamina menjalankan evaluasi teknis menyeluruh yang mencakup karakteristik produk, material komponen kendaraan, hingga proses pengadaan dan pengendalian mutu atau quality control.

Untuk mempercepat penanganan, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat kajian kompatibilitas material dan berkoordinasi dengan pihak independen, termasuk Agen Pemegang Merek (APM) otomotif dan ahli mesin.

Langkah bersama itu diambil untuk merumuskan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Bagi masyarakat di Sumatera Barat yang mengalami gangguan teknis pada kendaraan setelah mengisi BBM, Pertamina meminta agar segera melapor melalui Pertamina Contact Center 135.

Untuk memudahkan verifikasi dan tindak lanjut, konsumen diminta menyiapkan dokumen pendukung, seperti identitas diri berupa KTP atau SIM, lokasi dan waktu pengisian BBM, bukti transaksi atau struk pembelian, serta dokumen pemeriksaan atau perbaikan kendaraan dari bengkel jika tersedia.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan mutu BBM dan menjaga kepercayaan masyarakat di Sumatera Barat melalui pelayanan yang responsif dan transparan.

Rekomendasi