Padang – Tiga keluarga atau sembilan orang terpaksa mengungsi setelah kebakaran hebat menghanguskan dua unit bangunan di permukiman padat Pulai Kampung Pinang, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, pada Senin malam (12/1/2026); kerugian diperkirakan mencapai Rp750 juta dan tidak ada korban jiwa.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menerima laporan sekitar pukul 19.49 WIB. “Api terlihat pertama kali dari salah satu rumah warga di pinggir Banjir Kanal,” kata Jon Ependi (53), Ketua RT setempat, yang menjadi saksi mata kejadian. Empat menit setelah laporan, unit pemadam berangkat dan tiba di lokasi pada pukul 19.56 WIB.
Kepala Bidang Operasi Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengatakan petugas sempat terkendala akses ketika mengevakuasi dan memadamkan api di kawasan sempit. “Kondisi lokasi yang berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit sempat menjadi kendala bagi petugas. Namun, berkat kesiapsiagaan personel, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.30 WIB,” ujarnya.
Sebanyak tiga armada pemadam dan 65 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Upaya pemadaman juga dibantu unsur TNI, Polri, PLN, pihak Kecamatan, KSB, serta Dubalang setempat.
Kebakaran menghanguskan bangunan seluas sekitar 8×20 meter milik Dodi (64) dan sebuah rumah kontrakan tempat tinggal Oji (40). “Akibat kejadian ini, 2 unit rumah rusak berat, dengan kerugian materil mencapai hingga Rp750 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dan sebanyak 3 KK (total 9 orang) terpaksa harus mengungsi,” ungkap Rinaldi.
Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran. Garis polisi telah dipasang di lokasi untuk keperluan olah tempat kejadian perkara oleh kepolisian.







