Padang – Kepolisian Daerah Sumatera Barat merotasi sejumlah pejabat utama dan kapolres di jajarannya. Pergantian jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026 dan telah ditindaklanjuti Kapolda Sumbar.
Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan langkah penyegaran organisasi tersebut saat dikonfirmasi di Mapolda Sumbar, Jumat (26/6/2026). Ia menyebut mutasi menjadi bagian dari pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
“Mutasi ini merupakan bentuk tour of duty dan tour of area untuk mengoptimalkan kinerja pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” kata Susmelawati.
Di jajaran pejabat utama, posisi Irwasda kini dijabat Kombes Pol Bambang Purwanto menggantikan Kombes Pol Guritno Wibowo. Sementara itu, jabatan Dirpamobvit beralih kepada AKBP Alex Prawira menggantikan Kombes Pol Yessi Kurniati.
Pergantian juga terjadi di posisi Dirintelkam yang kini diisi Kombes Pol Riki Kurniawan menggantikan Kombes Pol Dwi Mulyanto. Jabatan Dirsamapta dipercayakan kepada AKBP Andre Anas, sedangkan Kabid Dokkes kini dijabat AKBP Dr. Faisal.
Selain itu, Kombes Pol Tunggul Sinatrio ditunjuk sebagai Karolog menggantikan Kombes Pol Faried Zulkarnain.
Mutasi juga menyentuh delapan polres, yakni Pesisir Selatan, Payakumbuh, Agam, Pasaman, Solok Selatan, Pariaman, Solok, dan Tanah Datar.
AKBP Ricky Ricardo kini memimpin Polres Pesisir Selatan. Polres Payakumbuh dipimpin AKBP Irwan Andeta, Polres Agam dijabat AKBP Masnoni, Polres Pasaman oleh AKBP Adirawa Permana Anggawistara, dan Polres Solok Selatan oleh AKBP Andreanaldo Ademi.
Untuk Polres Pariaman, jabatan kapolres dipercayakan kepada AKBP Agung Pranajaya. Polres Solok kini dipimpin AKBP Rini Anggraini, sedangkan Polres Tanah Datar dijabat AKBP Marwan Fajrin.
Polda Sumbar kini menyiapkan upacara serah terima jabatan bagi seluruh personel yang masuk daftar mutasi. Susmelawati berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja yang menjadi prioritas.
“Kami berharap pejabat baru segera beradaptasi dan melanjutkan program kerja prioritas dalam memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat di Sumatera Barat,” ujarnya.







