Polda Sumbar Tangkap Terduga Pencuri Belasan Sekolah

polda-sumbar-gulung-terduga-pelaku-spesialis-pencuri-fasilitas-sekolah-di-sumbar
Polda Sumbar Gulung Terduga Pelaku Spesialis Pencuri Fasilitas Sekolah di Sumbar

Padang – Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Barat membongkar jaringan pencurian dengan pemberatan yang diduga telah menyasar belasan fasilitas sekolah di Padang dan Padang Pariaman. Seorang terduga pelaku berinisial RS ditangkap di kawasan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, pada Senin (12/10/2026).

Penangkapan RS dilakukan oleh tim yang dipimpin Panit Resmob IPTU Rozi Aidel, S.H., dengan dukungan opsnal Polsek Padang Utara, Polsek Padang Timur, dan Satreskrim Polres Padang Pariaman.

Baca Juga

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar, AKBP Umar, S.I.K., M.H., mengatakan pengungkapan kasus itu merupakan langkah kepolisian menindaklanjuti keresahan masyarakat, terutama pihak sekolah yang kerap menjadi target pencurian.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Kami terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain serta menelusuri rangkaian kejadian di sejumlah lokasi,” ujar AKBP Umar, dikutip dari keterangan yang diterima, Selasa (13/10/2026).

Kasus ini berawal dari penyelidikan atas pembobolan di SMAN 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, yang terjadi pada 19 September 2026. Dalam aksi itu, pelaku menggasak empat unit infokus, tiga unit ponsel, dan uang tunai Rp900 ribu. Pihak sekolah menaksir kerugian mencapai Rp35 juta.

Dari pengembangan penyidikan, petugas menelusuri keberadaan RS di rumah kontrakannya di kawasan Ulak Karang. Saat diperiksa, RS mengakui telah melakukan pencurian di sekolah-sekolah selama enam bulan terakhir. Ia juga menyebut beraksi bersama dua rekannya berinisial D dan A yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kelompok ini diduga telah menyasar sejumlah sekolah dasar hingga menengah di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.

Di antaranya SD Negeri 14 Padang Utara, SD Negeri 24 Jati Gaung Padang Timur, SMAN 1 Batang Anai, SMAN 2 Lubuk Alung, dan SMAN 2×11 Enam Lingkung. Petugas juga masih mendata kemungkinan sekolah lain yang menjadi korban.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, mengimbau pihak sekolah memperketat pengamanan lingkungan, terutama setelah jam operasional.

“Kami mengimbau masyarakat, termasuk pihak sekolah, untuk memastikan keamanan ruangan dan barang-barang berharga serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan hal mencurigakan. Polri akan terus hadir memberikan perlindungan demi menjaga keamanan bersama,” kata Susmelawati.

Saat ini, penyidik Ditreskrimum Polda Sumbar masih memburu dua rekan RS dan mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain dalam jaringan pencurian tersebut.

Rekomendasi