Padang – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS, Rahmat Saleh, mendesak pemerintah memperkuat langkah pencegahan banjir di Lubuk Minturun, Kota Padang, setelah wilayah itu kembali terendam banjir berulang.
Rahmat menyampaikan desakan itu saat menemui warga terdampak di kawasan Lubuk Lukum, Lubuk Minturun, Selasa (13/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan untuk membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir.
Menurut Rahmat, penanganan bencana tidak bisa hanya dilakukan setelah air naik. Ia menilai langkah antisipasi harus disiapkan sejak awal, terlebih banjir di wilayah itu sudah terjadi untuk kedua kalinya.
Karena itu, ia mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan agar kejadian serupa dapat diantisipasi lebih cepat. Ia juga menilai sistem peringatan dini harus menjangkau warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai.
Rahmat turut meminta pemerintah daerah mempererat koordinasi dengan BPBD, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat. Ia menilai kerja bersama diperlukan untuk mempercepat evakuasi sekaligus menekan risiko korban dan kerugian.
“Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Kita berharap penanggulangan bencana ke depan semakin cepat, terkoordinasi, dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau warga di kawasan rawan banjir untuk tetap waspada. Menurut dia, kewaspadaan tinggi membuat masyarakat lebih cepat merespons tanda-tanda bahaya.
Sebelumnya, hujan deras mengguyur Kota Padang pada Sabtu (10/10/2026). Kondisi itu membuat Sungai Lubuk Minturun meluap dan merendam sejumlah permukiman di sepanjang aliran sungai.
Melalui kunjungan tersebut, Rahmat berharap penanganan korban dan upaya pencegahan berjalan beriringan. Ia menegaskan, pemerintah dan masyarakat perlu memperkuat kesiapsiagaan agar dampak banjir berikutnya bisa ditekan.







