Padang – Petugas gabungan Polresta Padang menghentikan aksi balap liar di kawasan Taman Melati pada subuh Kamis (19/2/2026), menangkap 14 remaja dan mengamankan 10 unit sepeda motor sebagai upaya menjaga ketertiban serta kekhusyukan ibadah Ramadhan.
Operasi penertiban berlangsung setelah polisi menerima informasi dan menyiagakan personel sejak Rabu malam. Komandan Tim Khusus (Dantimsus) Alpha Polresta Padang, Ipda Fiki Indra Gani, mengatakan personel sudah berada di pos dan melakukan apel antisipasi pasca salat Tarawih, kemudian menggelar patroli skala besar hingga tengah malam. “Kami sudah melakukan apel antisipasi tawuran dan balap liar tepat setelah salat Tarawih, yang dilanjutkan dengan patroli skala besar hingga tengah malam,” ujar Ipda Fiki.
Puncak penindakan terjadi sesaat setelah waktu sahur dan salat Subuh ketika puluhan remaja memacu kendaraan di aspal Taman Melati. Beberapa pelaku mencoba melarikan diri, namun kesigapan anggota patroli yang berpakaian dinas dan menggunakan kendaraan roda dua membuat upaya kabur gagal. Setelah pengejaran singkat, belasan pelaku berhasil diamankan dan digiring ke Mapolresta Padang.
Polisi menyatakan mayoritas pelaku masih berstatus anak di bawah umur. Sebagai langkah penegakan hukum sekaligus pembinaan, Polresta Padang memanggil orang tua para pelaku, menahan seluruh kendaraan yang disita hingga masa Lebaran usai, serta menjalankan proses tilang sesuai prosedur. “Sesuai petunjuk pimpinan, kendaraan ditilang dan ditahan sampai setelah Lebaran. Ini agar ada efek jera bagi mereka dan pelajaran bagi orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya,” tegas Ipda Fiki.
Kapolresta Padang menegaskan komitmen jajarannya menjaga ketenangan ibadah sepanjang bulan puasa dengan menyiagakan personel di titik-titik rawan. “Kami ingin memastikan masyarakat nyaman dan suasana ibadah tetap tenang. Personel akan terus kami siagakan di sana (Taman Melati) setiap hari selama Ramadhan,” pungkas Kapolresta.







