BUKITTINGGI – Menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, Pondok Pesantren Modern (PPM) Diniyyah Pasia Bukittinggi mengintensifkan penguatan dasar ibadah aplikatif bagi santri baru melalui kegiatan orientasi. Program ini dirancang sebagai fondasi awal pembentukan karakter santri yang unggul dalam spiritualitas, intelektualitas, dan adab.
Dengan tema sentral “Teguhkan Dasar Ibadah Menuju Santri Unggul dan Beradab”, orientasi ini memfokuskan materi pada praktik wudhu sesuai sunnah, pembenaran bacaan dan gerakan shalat, tahsinul Qur’an untuk memperbaiki makharijul huruf, serta latihan imla’ sebagai landasan literasi bahasa Arab.
Para guru dan ustaz/ustazah yang ahli di bidangnya, mulai dari ilmu ibadah, qira’at, tajwid, hingga linguistik Arab, secara langsung membimbing kegiatan ini. Mereka tidak hanya memberikan teori, tetapi juga mendampingi santri dalam praktik langsung melalui simulasi intensif, yang menjadi inti dari proses pembelajaran.
Kepala Staf Pengasuhan Santriwati Ustazah Sharah menekankan pentingnya pembekalan pemahaman ibadah yang kuat sejak dini. “Santri harus dibekali pemahaman ibadah yang kuat sejak awal. Tidak cukup hanya mengetahui, tapi harus mampu mengamalkan dengan benar dan penuh kesadaran,” ujarnya.
Penanggung jawab kegiatan orientasi, Ustaz Rahmat Dani menjelaskan, proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi juga melalui praktik langsung di bawah pengawasan ketat para musyrif dan musyrifah. “Setiap materi yang diberikan kami evaluasi secara berkala. Santri didorong tidak hanya hafal tata cara ibadah, tetapi juga benar dalam penerapan dan pemahamannya,” jelasnya pada Jumat (27/6/2025).
Orientasi ini merupakan bagian integral dari misi pesantren untuk melahirkan generasi yang saleh, cerdas, dan beradab. Nilai-nilai ini menjadi esensi pendidikan di PPM Diniyyah Pasia, yang tidak hanya menanamkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memperkuat spiritualitas dan karakter santri.
Ustaz Rahmat menambahkan pada Jumat (27/6/2025), bahwa bekal awal ini akan menjadi fondasi utama selama santri menempuh pendidikan di pesantren. “Bekal awal ini akan menjadi fondasi utama selama mereka mondok. Dari sinilah akan lahir calon-calon ulama, cendekiawan, dan pemimpin umat yang kokoh iman dan akhlaknya,” imbuhnya.
Dengan pendekatan komprehensif dan terstruktur, PPM Diniyyah Pasia optimis para santri baru akan berkembang menjadi individu yang tangguh dalam ilmu dan iman, serta siap berkontribusi positif bagi umat dan bangsa di masa depan.







