Padang – Semen Padang FC menggelar evaluasi menyeluruh dan menyiapkan perombakan besar menjelang putaran kedua menyusul posisi tim yang masih terancam degradasi di klasemen sementara Liga 1. Klub kini duduk di peringkat ke-17 dengan catatan tiga kemenangan, satu imbang, dan 13 kali kalah.
Direktur Utama Semen Padang FC, Hermawan Ardiyanto, mengatakan manajemen telah mengambil langkah konkret dengan melakukan perombakan skuad untuk memperbaiki performa. “Di musim kedua ini, sebagian besar pemain adalah pemain baru. Kami melakukan evaluasi total demi perbaikan performa tim,” ujar Hermawan.
Beberapa nama baru sudah resmi didatangkan untuk memperkuat tim. Pemain yang resmi bergabung antara lain Ravy Tsouka berasal dari UTA Arad, Kianz Froese dari Valour FC (Kanada), serta Boubakary Diarra yang sebelumnya bermain untuk PSIS Semarang dan berasal dari Prancis. Selain itu, manajemen juga merekrut Jaime Giraldo dan masih membuka peluang bagi pemain asal Jepang, Kazaki Nagawa, untuk bergabung.
Untuk mempercepat adaptasi dan meningkatkan kualitas permainan, klub menyiapkan rangkaian uji coba, termasuk melawan tim-tim lokal. Hermawan menyebut pihaknya juga membidik lawan internasional untuk uji ketajaman tim, salah satunya adalah klub kasta utama Korea Selatan, Pohang Steelers.
Manajemen optimistis kombinasi pemain baru dan program uji coba akan membawa perubahan signifikan pada performa Semen Padang FC di putaran kedua. “Kami yakin tim ini bisa bangkit di putaran kedua. Kami juga berharap suporter tetap memberikan dukungan penuh kepada tim,” kata Hermawan.
Hermawan menegaskan manajemen akan terus bekerja sama dengan tim pelatih untuk menyiapkan strategi dan fisik pemain agar klub mampu mempertahankan statusnya di kompetisi tertinggi nasional. Manuver transfer dan persiapan uji coba dianggap langkah penting untuk mencapai target tersebut.







