Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Kapal Tenggelam Mentawai

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan speedboat di perairan Mentawai.

Mentawai – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan satu dari dua korban kecelakaan speedboat yang hilang di Perairan Pasapuat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (3/11/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan pada koordinat 2°20’1.72”S 99°43’39.30”E. Usai dievakuasi, korban langsung dibawa menuju Desa Beriulou untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga

“Pada hari ketiga pelaksanaan Operasi SAR, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu orang korban dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi menuju Desa Beriulou,” ujar Benteng.

Benteng menambahkan, pihaknya terus mengoptimalkan seluruh potensi dan sarana yang tersedia untuk mencari satu korban lainnya yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar tetap mengutamakan keselamatan dan memantau kondisi cuaca selama operasi berlangsung.

Peristiwa nahas ini bermula saat dua unit speedboat dengan empat penumpang berangkat dari Mapinang menuju Beriulou, Sabtu (31/10/2026). Di tengah perjalanan, cuaca buruk dan badai memisahkan rombongan tersebut. Satu speedboat berhasil tiba dengan selamat, sementara speedboat yang ditumpangi Pidar (50) dan Aloisius (40) hilang kontak.

Keberadaan kapal tersebut pertama kali diketahui oleh nelayan setempat pada Minggu (1/11/2026) pagi, yang kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Beriulou untuk diteruskan ke Kantor SAR Mentawai.

Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari belasan personel Rescue Kantor SAR Mentawai, Lanal Kepulauan Mentawai, TNI AL, Polri, serta partisipasi nelayan dan masyarakat setempat, membagi area pencarian melalui jalur laut dan darat.

Penyisiran dilakukan dengan membagi kekuatan ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Tim laut menggunakan RIB 02 Mentawai serta dibantu kapal nelayan, sementara SRU darat menyisir sepanjang pesisir pantai menggunakan kendaraan operasional.

Hingga saat ini, tim SAR masih bersiaga di lapangan. Upaya pencarian korban kedua akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi di lapangan serta kondisi cuaca di Perairan Pasapuat, yang dilaporkan memiliki tinggi gelombang mencapai 1 hingga 1,5 meter.

Rekomendasi