Padang – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Senin malam menyebabkan banjir bandang menerjang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggulhitam, Selasa (26/11/2025). Akibatnya, sejumlah makam hilang dan peti jenazah hanyut terbawa arus air yang mencapai ketinggian satu meter.
Luapan Sungai Batang Kuranji diduga menjadi penyebab utama banjir yang merendam area pemakaman sejak dini hari. Warga yang tinggal di sekitar sungai kini merasa cemas akan dampak luapan air tersebut.
“Iya, kuburan dipenuhi air. Kemungkinan naik air dari dini hari tadi,” ujar Farid (37), warga sekitar TPU Tunggulhitam, mengenai kondisi pemakaman yang terendam banjir.
Kekhawatiran serupa juga diungkapkan Marni (64), warga Kelurahan Air Tawar Timur yang tinggal di dekat aliran Sungai Batang Kuranji. “Kami saat ini sedang was-was karena bisa jadi luapan air Batang Kuranji ini terdampak ke rumah kami. Sekarang barang-barang sudah dinaikkan. Sekarang saja air hampir masuk ke rumah,” kata Marni dengan nada cemas.
Selain merendam TPU dan mengancam permukiman warga, banjir juga melumpuhkan akses transportasi di sekitar lokasi. Jalur utama dari Simpang Tunggulhitam menuju Dadok Tunggulhitam dan Siteba terendam air setinggi 30-50 sentimeter. Kendaraan kecil dialihkan melewati jalan tepian sungai TPU Tunggul Hitam karena hanya kendaraan besar yang bisa melintasi jalur utama.







