Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran resmi membuka Bazar Himpunan Bersatu Teguh dan Wanita Himpunan Bersatu Teguh (HBT-WHBT) Pusat Padang di Gedung HBT-WHBT pada Sabtu (21/2/2026), menandai dimulainya festival budaya dan ekonomi kreatif yang berlangsung sepuluh hari hingga 3 Maret 2026. Pembukaan diwarnai pemukulan gendang tabuh oleh Fadly bersama Ketua HBT Tuako Andreas Sofiandi, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Albert Hendra Lukman, unsur Forkopimda Kota Padang, dan Ketua PMI Kota Padang Zuhardi Z. Latif.
Fadly Amran mengatakan kegiatan itu mendapat sambutan pemerintah kota karena mampu memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong ekonomi lokal. “Pemerintah Kota Padang sangat menyambut baik kegiatan ini karena dapat memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Semoga bazar ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi banyak pihak,” ujar Fadly.
Menurut Fadly, bazar juga membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk beraktivitas dan memperluas pasar. Ia menyoroti pula nilai sosial acara melalui keterlibatan berbagai unsur masyarakat dan organisasi, termasuk aksi donor darah untuk menjaga ketersediaan stok darah di Kota Padang. “Kegiatan ini sangat positif. Sesuai tema Dua Tradisi Satu Kebahagiaan, mencerminkan bahwa keberagaman adalah kekuatan kita bersama,” tambahnya.
Ketua HBT Tuako Andreas Sofiandi menyampaikan bahwa bazar merupakan agenda rutin tahunan yang digelar dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek hingga Cap Go Meh. “Kita berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang silaturahmi lintas etnis, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Padang,” kata Tuako Andreas.
Ketua Pelaksana Bazar HBT-WHBT 2026 Robert Prima Astura menjelaskan bazar diikuti sekitar 98 stan yang mewakili sektor otomotif, perbankan, promosi, kuliner, hingga permainan, serta menyajikan beragam pertunjukan dan lomba. “Berbagai rangkaian kegiatan dihadirkan untuk memeriahkan acara, antara lain pertunjukan barongsai dan naga, festival tari Minang, lomba busana, serta event e-sport,” ujar Robert.
Robert menambahkan penyelenggara menargetkan pengumpulan hingga 3.000 kantong darah melalui aksi donor darah sepanjang pelaksanaan bazar. “Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak ekonomi bagi UMKM, tetapi juga memberi manfaat kemanusiaan melalui aksi donor darah,” katanya.
Penyelenggara berharap rangkaian kegiatan yang memadukan unsur budaya dan ekonomi itu menjadi ruang pertemuan antaretnis sekaligus wadah pengembangan usaha masyarakat, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dan organisasi setempat dalam memperkuat solidaritas serta perekonomian lokal.







