PSP Padang Matangkan Persiapan Jelang Liga 4 Nasional

sambut-putaran-nasional-liga-4-di-yogyakarta,-psp-padang-matangkan-amunisi-dan-strategi-baru
Sambut Putaran Nasional Liga 4 di Yogyakarta, PSP Padang Matangkan Amunisi dan Strategi Baru

Padang – PSP Padang memperkuat skuad jelang putaran nasional Liga 4 yang akan diikuti 64 tim dari seluruh Indonesia. Setelah menjuarai Liga 4 zona Sumbar, tim berjuluk Pendekar Minang itu melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat.

Sejumlah nama baru masuk ke dalam tim asuhan Joni Efendi. Bayu Cabiak Resman didatangkan dari PSLA Sicincin untuk memperkuat lini tengah, sementara Arya Nst bergabung di sektor belakang dengan kemampuan umpan jauhnya yang menjadi salah satu keunggulan.

Bacaan Lainnya

PSP juga menambah pilihan di lini serang dan sisi sayap lewat Laode Muhammad Harun, pemain yang bisa ditempatkan sebagai winger maupun playmaker. Dari Josal FC Piaman, PSP mengamankan empat pemain sekaligus, termasuk Rizza yang berposisi sebagai bek tengah dan A Afhridzal yang berperan sebagai striker.

Rekrutan terbaru adalah Ariswar Hanif, runner up Top Skor Liga 4 zona Sumbar dengan torehan 19 gol. Striker asal PSLA Sicincin itu memperkaya opsi di lini depan PSP Padang menjelang putaran nasional yang dimulai pada 30 Mei di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

Di saat yang sama, absennya Carel Syadef dari daftar pemain juga menjadi sorotan. Top skor PSP Padang di Liga 4 zona Sumbar dengan 20 gol dari 12 pertandingan itu tidak masuk dalam rombongan untuk fase nasional. Meski begitu, manajemen menyebut keputusan tersebut sudah dipahami sejak lebih dari sepekan lalu.

Bendahara Umum PSP Padang, Joni Irwandi, mengatakan manajemen sejak awal menyerahkan sepenuhnya urusan taktik dan strategi kepada pelatih kepala Joni Efendi. Termasuk di dalamnya soal penentuan pemain yang akan diturunkan.

“Baik Ketua Umum Aciak Amril Amin maupun Ketua Harian Pak Osman Ayub dari awal menyerahkan semua soal pemain dan strategi di lapangan kepada pelatih,” kata Joni.

Ia menyebut keputusan pelatih tidak memakai Carel Syadef di putaran nasional menunjukkan keseriusan tim menghadapi laga-laga ke depan.

“Jadi jika memang coach JE memutuskan tidak menggunakan Carel Syadef di putaran nasional, ini membuktikan pelatih sangat serius menghadapi putaran nasional dan tegas kepada para pemainnya,” ujarnya.

Joni menambahkan, tim pelatih terus menekankan pentingnya kerja keras, disiplin, dan keseriusan dalam latihan. Menurut dia, semua pemain masih memiliki peluang yang sama untuk merebut posisi inti.

Kondisi fisik pemain yang sempat disorot Ketua Harian Osman Ayub saat uji coba di lapangan Persikatim akhir pekan lalu juga disebut terus membaik. Beberapa pemain bahkan sudah mampu bermain selama 90 menit penuh.

Dari sisi produktivitas, PSP juga melihat perkembangan positif. Gol tidak hanya lahir dari para penyerang, tetapi juga dari pemain belakang dan gelandang pada laga uji coba. Situasi ini membuat PSP dinilai semakin siap menghadapi laga pertama yang tinggal 11 hari lagi sebelum pertandingan pada 30 Mei.

Persaingan di lini depan kini mengerucut pada tiga nama, yakni A Afhridzal, Ariswar Hanif, dan Rahmat. Meski berposisi asli sebagai bek tengah, Rahmat disebut tampil cukup produktif selama masa uji coba setelah Liga 4 zona Sumbar berakhir.

Dukungan dari pengurus, manajer, hingga Wali Kota Padang Fadly Amran turut menciptakan suasana tim yang lebih solid. Fadly menyebut PSP Padang sebagai wujud dari Padang Juara, program unggulannya bersama Maigus Nasir.

Dengan modal skuad yang lebih dalam dan atmosfer tim yang positif, PSP Padang kini fokus menatap persaingan di Grup H putaran nasional Liga 4.

Pos terkait