Pemko Padang Kerahkan Alat Berat Tangani Banjir Kuranji

pemko-padang-kerahkan-alat-berat-tangani-dampak-banjir-di-kuranji
Pemko Padang Kerahkan Alat Berat Tangani Dampak Banjir di Kuranji

Padang – Pemerintah Kota Padang bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak banjir dan cuaca ekstrem di Guo Lapau Munggu dan Kampuang Tanjuang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Jumat (22/5/2026).

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, meninjau langsung lokasi sehari setelah hujan lebat disertai angin kencang membuat tanggul sungai di Lapau Munggu jebol. Akibatnya, sekitar 25 hektare sawah yang baru direhabilitasi kembali terendam air.

Bacaan Lainnya

Banjir sempat membuat warga terjebak antara pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Namun, tim gabungan dari BPBD, Satpol PP, Tim SAR, serta perangkat RT dan RW bergerak cepat melakukan evakuasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan warga juga tidak dievakuasi ke pengungsian terpusat.

Raju menegaskan pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

“Secara umum tidak ada warga yang mengungsi. Hanya berpindah sementara ke rumah saudara. Pagi ini Dinas Sosial sudah mendata dan langsung mengirim bantuan. Kami mohon dukungan jajaran RT, RW, Lurah, dan Camat untuk membagikan ini secara merata agar semua yang terdampak menerima bantuan,” kata Raju.

Ia menyebut BPBD Kota Padang telah menyalurkan 300 nasi bungkus dari pos dana darurat. Bantuan itu kemudian akan dilanjutkan dengan distribusi sembako dari Dinas Sosial.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kita menjamin bahwa kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan harus sudah selesai hari ini. Pemerintah hadir, dan apa pun kebutuhan dasar masyarakat akan kita penuhi,” ujarnya.

Untuk menangani lahan pertanian yang terdampak, Pemko Padang mengerahkan alat berat dengan dukungan Kementerian Sosial. Operasional di lapangan dikelola Dinas PUPR Kota Padang.

Selain penanganan darurat, pemerintah kota bersama Dinas SDABK Provinsi Sumatera Barat dan Dinas PUPR juga menyusun kajian teknis pemasangan kawat bronjong serta pembangunan tanggul pengaman yang lebih kuat sebagai solusi jangka panjang.

Peninjauan itu turut dihadiri jajaran Dinas Sosial, BPBD, Satpol PP, Tim SAR, unsur kecamatan dan kelurahan, serta relawan setempat.

Pos terkait