Padang Pariaman Siapkan Pekan Kebudayaan: Lestarikan, Promosikan Budaya

pemkab-padang-pariaman-bersiap-gelar-pekan-kebudayaan-daerah-pertama
Pemkab Padang Pariaman Bersiap Gelar Pekan Kebudayaan Daerah Pertama

Padang Pariaman – Rapat koordinasi digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman pada Rabu (2/7) di ruang rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Pariaman, sebagai langkah pematangan persiapan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) ke-I tingkat kabupaten.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Anwar, yang memimpin rapat tersebut, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar pihak terkait. Anwar pada Rabu (2/7) secara langsung mengajak seluruh pihak yang hadir dan terlibat untuk bersinergi dan bekerja sama sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing panitia. “Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan diridai Allah SWT. Aamiin,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Rapat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Camat Batang Anai, Wali Nagari Katapiang, niniak mamak, serta para ahli seni dan budaya Nagari Katapiang.

PKD ke-I Kabupaten Padang Pariaman yang mengusung tema “Padang Pariaman Baghalek Gadang Tahun 2025” dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juli 2025 di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai.

Anwar secara tidak langsung menjelaskan bahwa PKD ke-I ini akan menyuguhkan beragam seni tradisi dan budaya Minangkabau dari berbagai kecamatan di Padang Pariaman, tidak hanya menampilkan satu jenis kegiatan.

Adapun beberapa penampilan yang direncanakan, antara lain Lomba Carito Niniek Reno, Tari Lapeh Takungkuang dari Lubuk Alung, Sanggar Jaguang Maupiah dari Sungai Geringging, Sanggar Seni Kambia Sabatang dari Batang Gasan, Sanggar Nahkoda Silek dari Padang Sago, Sanggar Pukek Maelo dari Batang Anai, Sanggar Ganggam Budayo Garak Gadih Mudo dari Nan Sabaris, Sanggar Lageren, Sanggar ABG Maimbau dari 2×11 Enam Lingkung, Penampilan Silat Tradisi Ikatan Silek Sakato, dan Randai dari Kecamatan Patamuan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam pelestarian serta promosi kekayaan budaya lokal, sekaligus memperkuat identitas kebudayaan Minangkabau di Padang Pariaman.

Pos terkait