Maigus Nasir Buka Festival Alek Nagari Nan XX III

lestarikan-budaya-minangkabau,-pemko-padang-gelar-festival-alek-nagari
Lestarikan Budaya Minangkabau, Pemko Padang Gelar Festival Alek Nagari

Padang – Festival Alek Nagari Nan XX ke-III di Komplek Kehakiman Cengkeh Nan XX, Sabtu (11/7/2026), tak hanya menjadi panggung budaya, tetapi juga ditarik sebagai bagian dari upaya memperkuat gastronomi daerah dan ekonomi berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini dibuka Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dengan dukungan dana Pokok Pikiran atau Pokir Anggota DPRD Kota Padang Yendril.

Pembukaan festival turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Wali Kota Padang periode 2021-2024 Hendri Septa, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Yasril, jajaran camat, serta para tokoh adat setempat.

Baca Juga

Dalam sambutannya, Maigus memberi apresiasi atas konsistensi masyarakat Nagari Nan XX dalam menjaga adat Minangkabau di tengah derasnya arus modernisasi. Menurutnya, festival tersebut menjadi bukti nyata semangat kebersamaan yang tetap hidup sekaligus memperkuat jati diri budaya lokal.

Maigus juga menyinggung hadirnya Perda Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Minangkabau yang kini menjadi payung hukum bagi masyarakat. Ia berharap aturan itu dapat mendorong kaum adat terus mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.

Anggota DPRD Kota Padang Yendril mendorong agar festival ini terus digelar dan masuk kalender tahunan. Ia menilai kegiatan seperti ini penting sebagai ruang mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kelestarian adat dan budaya daerah.

Ketua Umum Pelaksana James Hellyward mengatakan, rangkaian festival tahun ini memang dirancang untuk mendukung upaya Kota Padang meraih predikat Gastronomy City dari UNESCO.

Karena itu, panitia menampilkan berbagai potensi daerah, mulai dari bazar UMKM, prosesi makan bajamba, batagak gala, hingga lomba kuliner khas seperti marandang dan malamang.

Melalui beragam kegiatan tersebut, panitia berharap festival ini memberi kontribusi nyata bagi pengembangan gastronomi daerah yang sejalan dengan penguatan ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal.

Rekomendasi