Bukittinggi – Jaringan narkotika internasional kembali berhasil diungkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Barat. Kali ini, upaya penyelundupan sabu dari Aceh menuju Lombok berhasil digagalkan, dengan seorang kurir berinisial AS (26) berhasil diamankan.
Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol DR Ricky Yanuarfi SH MH, menjelaskan pada Kamis (17/7/2025), penangkapan ini merupakan bagian dari program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta Rehabilitasi BNNP Sumatera Barat dan Direktorat Intelijen BNN RI. “Penangkapan bermula dari informasi yang diterima tim Pemberantasan BNNP Sumbar dari Direktorat Intelijen BNN RI pada Senin (14/7/2025) terkait pengiriman narkotika jenis shabu dari Aceh menuju Lombok,” ujarnya.
Brigjen Pol DR Ricky Yanuarfi SH MH menambahkan, informasi yang diterima menyebutkan target sudah berada di Kabupaten Padang Pariaman, tepatnya di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan akan melanjutkan penerbangan dari BIM Padang Pariaman menuju Bandara Soetta Jakarta dan dilanjutkan ke Lombok NTB.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Pemberantasan BNNP Sumbar berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Avsec Bandara untuk melakukan penangkapan. “Pada Selasa (15/7/2025) sekitar pukul 07.30 WIB, target berhasil diringkus saat check in keberangkatan,” kata Ricky Yanuarfi.
Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa empat paket besar narkotika jenis shabu dengan berat bruto 2 Kg, satu unit Handphone iPhone 13, dan satu buah koper merk Polo Vila berwarna cream.
Pengembangan kasus kemudian dilakukan oleh Direktorat Intelijen di Aceh, yang berhasil mengamankan koordinator kurir berinisial I (22). Jenderal Ricky Yanuarfi pada Kamis (17/7/2025) juga menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan terkait sumber barang. “Dari pengungkapan kasus tersebut, dua pelaku diamankan di tempat berbeda dan saat laporan dibuat, kami masih melakukan pengembangan terkait sumber barang,” pungkasnya.







