Limapuluh Kota – Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, akan menerima kucuran dana ratusan miliar rupiah dari pemerintah pusat untuk memajukan sektor pertanian dan infrastruktur. Dana ini merupakan hasil lobi intensif yang dilakukan Bupati Safni Sikumbang selama sembilan bulan terakhir.
Bupati Safni Sikumbang menyatakan, dana tersebut akan digunakan untuk rehabilitasi daerah irigasi serta pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan). “Sepertinya tak sia-sia bolak-balik dari daerah ke Jakarta bertemu dan melobi sejumlah Menteri termasuk bertemu dengan sejumlah anggota DPR RI tujuannya berusaha berjuang menggaet program pembangunan untuk Kabupaten Limapuluh Kota ke depan,” ujarnya.
Bantuan yang akan diterima meliputi Alsintan, benih padi dari anggota Komisi IV DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan, serta 10 paket proyek rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) melalui Inpres Irigasi tahap II dan III tahun anggaran 2026 berkat dukungan anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda.
Sepuluh daerah irigasi yang akan direhabilitasi meliputi DI Bandar Aur Duri, DI Bandar Baru, DI Bandar Gadang, DI Bandar Kaludan, DI Empang Barobah, DI Sawah Sibatu, DI Bandar Pulau, DI Batang Kapohan, DI Ampang Gadang, dan Batang Tabik.
Selain sektor pertanian, Pemkab Limapuluh Kota juga tengah berupaya mendapatkan program pembangunan sektor kesehatan dan pendidikan. Salah satu program yang sedang diperjuangkan adalah pembangunan Sekolah Rakyat.
“Salah satu program besar yang sedang diperjuangkan kepada Pemerintah Pusat adalah dibangunnya Sekolah Rakyat di Kabupaten Limapuluh Kota. Alhamdulillah perjuangan tersebut membuahkan hasil, Pemerintah Pusat menyetujui Sekolah Rakyat akan dibangun di Kabupaten Limapuluh Kota,” kata Bupati Safni.
Dalam pertemuan dengan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, Bupati Safni juga mengajukan proposal untuk program Rumah Sederhana Terpadu (RST), Kampung Siaga Bencana, dan Rehab Makam Pahlawan Situjuh Batua.
Selain itu, Pemkab Limapuluh Kota juga mengusulkan program pembangunan Sekolah Garuda, yang merupakan inisiatif strategis dari Kemendikti Saintek untuk mengakomodasi siswa-siswi dengan tingkat kecerdasan di atas rata-rata.
“Program ini memiliki visi mulia untuk mempersiapkan para calon pemimpin bangsa ini agar mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kelas dunia,” pungkas Bupati Safni.







