DVI Identifikasi 20 Korban Sumbar, Tim SAR Terus Cari 10 Hilang

dvi-identifikasi-20-korban,-terus-cari-10-hilang-di-sumbar
DVI Identifikasi 20 Korban, Terus Cari 10 Hilang di Sumbar

Padang – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat berhasil mengidentifikasi 20 dari 22 jenazah korban bencana alam yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Barat sejak Senin (24/11/2025). Sementara itu, tim SAR terus berupaya mencari 10 orang yang masih dinyatakan hilang.

Kasubdiddokpol Polda Sumbar, dr. Eka Purnama Sari, menyatakan bahwa proses identifikasi terus berjalan intensif. “Dari total 22 korban meninggal dunia, 20 telah teridentifikasi. Dua lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujarnya, Jumat pagi.

Bacaan Lainnya

Proses identifikasi difokuskan di beberapa posko, termasuk Polresta Padang, RS Bhayangkara Padang, RSUD dr. Rasidin Padang, serta posko di Polres Bukittinggi, Padang Pariaman, dan Pasaman Barat. Di RS Bhayangkara Padang, enam dari delapan jenazah berhasil diidentifikasi melalui data primer berupa sidik jari. Korban yang teridentifikasi adalah Yerna Wilis (57), Selvi Marta Putri (20), Agung Purnomo (35), Reki Saputra (38), Robby Handaryo (41), dan Junimar (52).

Identifikasi melalui data sekunder (informasi keluarga) juga membuahkan hasil di beberapa lokasi. Di Polresta Padang, Najwa Putri Andira (2,5 bulan) dan Mardalena (65) berhasil diidentifikasi. Kemudian, di RSUD dr. Rasidin Padang, Roni Syaputra (42), Syamsul Kamaruddin (72), dan Aidil Putra (13) teridentifikasi. Di Polres Bukittinggi, delapan korban tewas asal Jorong Toboh, Malalak Timur, Kabupaten Agam, juga telah teridentifikasi, serta Roki Hidayat (13), seorang pelajar dari Pasaman Barat.

Sembilan dari 10 orang yang masih hilang berasal dari Jorong Toboh, Malalak Timur, Kabupaten Agam, wilayah yang terdampak paling parah. Satu korban hilang lainnya, Evi Yulia Susanti (52), dilaporkan berada di wilayah kerja DVI Padang Pariaman.

Tim DVI Polda Sumbar, Basarnas, dan BPBD berkomitmen untuk menuntaskan proses identifikasi dan pencarian seluruh korban. “Kami terus berupaya maksimal untuk memberikan kepastian kepada pihak keluarga yang menanti kabar,” tegas dr. Eka Purnama Sari. Selain proses identifikasi, lima orang lainnya masih menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang diderita saat bencana terjadi. Dua jenazah yang belum teridentifikasi terdiri dari satu perempuan dewasa dan satu anak laki-laki.

Pos terkait