Limapuluh Kota – Anggota Komisi XI DPR RI, Ade Rezki Pratama, mendorong perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) di Kabupaten Limapuluh Kota. Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi masif guna memitigasi risiko profesi agar kesejahteraan keluarga pekerja tetap terjaga.
Kegiatan yang berlangsung di aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (26/10/2026), tersebut dihadiri ratusan warga serta jajaran BPJS Ketenagakerjaan dari Cabang Limapuluh Kota dan Bukittinggi.
Ade Rezki Pratama menekankan, negara wajib hadir memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan pekerja, mulai dari petani hingga pedagang. Menurutnya, jaminan sosial bukan sekadar program, melainkan hak mendasar untuk memastikan adanya jaring pengaman ekonomi saat terjadi risiko kerja.
“Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan adalah bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman bagi para pekerja kita. Kita ingin memastikan seluruh pekerja, dari petani, pedagang, hingga pekerja mandiri, terlindungi sehingga kesejahteraan keluarga mereka dapat terwujud,” tegas Ade Rezki di hadapan para peserta.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Limapuluh Kota, Wan Medi, menyoroti tantangan literasi jaminan sosial di masyarakat. Ia menilai edukasi yang berkelanjutan menjadi kunci agar pekerja memahami manfaat program seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), hingga Jaminan Hari Tua.
“Pemahaman masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial masih perlu terus ditingkatkan melalui sosialisasi yang masif dan berkesinambungan,” ujar Wan Medi.
Dalam rangkaian acara bertema “Lindungi Pekerja, Wujudkan Sejahtera” itu, Ade Rezki Pratama bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan kerja asal Kota Bukittinggi sebagai bentuk komitmen nyata perlindungan bagi pekerja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Hendri, Camat Harau Faizil Aziz, Walinagari Sarilamak Olly Wijaya, serta unsur Forkopimcam Harau dan tokoh masyarakat setempat.







