Padang – Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir di kawasan Batu Busuak, Kota Padang, Rabu (1/1/2026), dan pada hari berikutnya melakukan monitoring gudang untuk memastikan ketersediaan stok serta kesiapan distribusi.
Wakil Direktur Utama Bulog, Marga Taufiq, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, sebelum paket tersebut didistribusikan langsung ke warga. “Penyerahan bantuan ini adalah wujud kepedulian Bulog terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok,” kata Marga Taufiq.
Bantuan yang disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mencakup 55 paket beras atau 275 kilogram, 24 dus minyak goreng merek Minyakita dengan total 288 liter, serta 13 kilogram gula. Penyaluran ini merupakan kegiatan ke-23 Bulog di wilayah Sumatera Barat dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Kawasan Batu Busuak dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat banjir; puluhan rumah dilaporkan hanyut atau rusak berat. Sejumlah warga mengungsi ke rumah keluarga, menempati hunian sementara, atau berpindah ke lokasi yang lebih tinggi untuk menghindari bahaya lanjut.
Salah seorang penerima manfaat, Ernidawati, menyatakan rasa syukur atas bantuan yang diterima. “Kami sangat bersyukur, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami di tengah meningkatnya kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Selain penyaluran melalui program TJSL, Bulog juga menyalurkan bantuan melalui serikat karyawan perusahaan yang aktif berkontribusi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Marga Taufiq berharap bantuan tersebut memberi manfaat nyata dan memperkuat peran Bulog dalam upaya ketahanan pangan dan kepedulian sosial. “Semoga penyaluran bantuan ini memberikan manfaat yang lebih luas serta memperkuat peran Bulog sebagai bagian dari solusi ketahanan pangan dan kepedulian sosial,” tuturnya.
Pada Jumat (2/1/2026), Marga Taufiq memantau ketersediaan stok pangan di Gudang Rawang Timur, Kota Padang, untuk mengecek kondisi gudang, jumlah stok, dan kesiapan distribusi. “Bulog menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan stok, terutama mencukupi kebutuhan masyarakat dan potensi peningkatan permintaan pada periode tertentu,” pungkasnya.







