Limapuluh Kota – Kebakaran melanda sebuah rumah semi permanen milik Bariyani (63) di Jorong Purwajaya, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (23/5/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB itu membuat bangunan hangus dilalap api, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp100 juta. Api diduga mulai membesar dari bagian rumah yang ditempati Bariyani sebelum diketahui warga sekitar.
Saksi mata bernama Rita (39) menjadi orang pertama yang melihat kobaran api. Saat itu, api disebut sudah membesar dan menjalar cepat di bagian rumah.
Rita kemudian bergegas meminta pertolongan kepada kepala jorong serta warga setempat. Informasi itu selanjutnya diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lima Puluh Kota.
Tak lama berselang, sekitar 10 menit setelah laporan diterima, empat unit mobil pemadam tiba di lokasi. Petugas bersama warga langsung berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain.
Kapolsek Harau AKP Yusmedi bersama anggotanya juga datang ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Polisi mengamankan area kejadian, mendata saksi, dan meminta keterangan dari pemilik rumah guna kebutuhan penyelidikan.
Dari pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Meski begitu, penyebab pastinya masih menunggu hasil pendalaman pihak berwenang.
AKP Yusmedi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di rumah masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing untuk mencegah terjadinya kebakaran. Apabila terjadi situasi darurat, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat segera ditangani,” ujarnya.
Hingga proses pemadaman selesai, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Polisi kini melengkapi laporan resmi terkait kejadian tersebut.







