Kemenhaj Perkuat Kanal Kawal Haji dan Jadikan Pusat Pengaduan Jamaah 2026

kemenhaj-optimalkan-kanal-kawal-haji-sebagai-pusat-pengaduan-jamaah-2026
Kemenhaj Optimalkan Kanal Kawal Haji Sebagai Pusat Pengaduan Jamaah 2026

Jakarta – Untuk menanggulangi isu dan keluhan yang muncul selama penyelenggaraan haji 2026, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan mengoptimalkan kanal Kawal Haji sebagai pusat pengaduan resmi bagi jamaah, keluarga, dan masyarakat. Kanal ini disiapkan untuk menampung laporan, menindaklanjuti keluhan, serta merespons isu yang beredar di media sosial agar penyelenggaraan haji berjalan lebih tertib dan profesional.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menjelaskan bahwa Kawal Haji menjadi jalur resmi yang menjembatani aspirasi jamaah dan memastikan respons cepat terhadap masalah yang muncul. “Kita punya kanal Kawal Haji yang Insya Allah ini akan menjadi pusat pengaduan berbagai dinamika yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji, termasuk kaitan dengan isu media sosial yang muncul di ruang publik,” kata Ichsan usai menjadi pemateri dalam Diklat Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 Hijriah/2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jumat (16/1).

Bacaan Lainnya

Kemenhaj menegaskan fungsi Kawal Haji tidak hanya sebagai wadah pengaduan tetapi juga sebagai sarana klarifikasi. Masyarakat dapat melaporkan konten viral yang berpotensi menimbulkan kegaduhan; petugas kanal akan segera menindaklanjuti laporan dan meluruskan fakta agar isu liar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Pengalaman pada penyelenggaraan haji sebelumnya menunjukkan Kawal Haji efektif menangani berbagai dinamika, baik terkait pelayanan maupun keberadaan jamaah di Tanah Suci. Karena itu, Kemenhaj mendorong peran aktif media dalam mengedukasi jamaah untuk menggunakan jalur resmi ketika menyampaikan aspirasi.

Ichsan juga mengimbau jamaah agar bijak dalam menyikapi kendala dengan terlebih dahulu melaporkan kepada petugas atau melalui aplikasi yang tersedia, dan tidak langsung memviralkan masalah di media sosial. “Jangan langsung viral, laporkan dulu agar kami bisa menyelesaikan tanpa memperkeruh suasana,” ujarnya.

Dengan optimalisasi Kawal Haji, Kemenhaj menargetkan penyelenggaraan haji 2026 berlangsung lebih tenang, terukur, dan profesional sehingga kekhusyukan ibadah jamaah tetap terjaga.

Pos terkait