Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyiapkan skema penyerapan hasil panen jagung dengan harga minimal Rp8.000 per kilogram untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil menyusul diterimanya bantuan 1,23 ton benih jagung hibrida dan tiga unit traktor roda empat (TR4) dari Kementerian Pertanian RI.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, bersama Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, kepada para kelompok tani di Nagari Sitiung, Jumat (30/10/2026).
Bupati Annisa menegaskan, bantuan ini harus menjadi momentum bagi petani untuk menangkap peluang ekonomi dari program MBG. Ia berharap perputaran anggaran MBG yang diprediksi mencapai Rp1 miliar per hari di Dharmasraya dapat diserap oleh produksi lokal, termasuk penyediaan pakan ternak dari hasil panen jagung.
“Anggaran MBG yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar per hari ini harus bisa berputar di Dharmasraya. Kita harus mempersiapkan petani dan peternak agar mampu menjadi pemasok kebutuhan program tersebut,” ujar Annisa.
Untuk mencapai target tersebut, lahan seluas 820 hektare yang menerima benih jagung hibrida Pioneer 27 ditargetkan mampu memproduksi 5.700 ton jagung. Kepastian harga Rp8.000 per kilogram diharapkan dapat memotivasi petani dalam meningkatkan produktivitas.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pertanian. Vasko meminta para penyuluh pertanian untuk mengawal ketat proses penanaman hingga panen agar bantuan tersebut memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
“Ini bukti bahwa Presiden Prabowo sangat cinta kepada petani. Saya instruksikan penyuluh pertanian agar mengawal pelaksanaan program ini sampai berhasil,” tegas Vasko.
Tiga unit traktor roda empat yang disalurkan diberikan kepada Kelompok Tani Rawang Puri, Fastabikul Khairat, dan Sawah Lopo. Sementara bantuan benih jagung didistribusikan kepada 42 kelompok tani yang mencakup 1.515 anggota.
Menanggapi bantuan tersebut, Ketua Kelompok Tani Rawang Puri, Rusdi, menyampaikan apresiasinya. Ia berharap dukungan sarana produksi ini dapat mempermudah pengolahan lahan serta meningkatkan efisiensi kerja kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan daerah.







