Mentawai – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Mentawai mengukuhkan Satuan Karya (Saka) Pramuka Rintisan Yogaswara sebagai wadah pembinaan generasi muda di bidang demokrasi dan kepemiluan. Pengurus periode 2026-2031 dilantik Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Mentawai, Martinus Dahlan, di Aula Sekretariat Daerah setempat, Kamis (4/6/2026).
Langkah ini menjadi inovasi KPU Provinsi Sumatera Barat karena saat ini baru ada satu Saka di lingkungan KPU se-Sumatera Barat. Program tersebut ditargetkan dapat menjadi model yang kelak diterapkan di seluruh KPU di Indonesia.
Saka Yogaswara dibentuk sebagai sarana pembinaan untuk memperkuat pemahaman anggota Pramuka dan generasi muda tentang nilai-nilai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai, Halomoan Pardede, mengatakan pembentukan Saka Pramuka Rintisan Yogaswara merupakan bagian dari komitmen KPU dalam menjalankan pendidikan pemilih secara berkelanjutan. Ia menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
“Melalui Saka Yogaswara, kami ingin menanamkan pemahaman tentang demokrasi, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya partisipasi dalam setiap proses pemilihan. Generasi muda harus menjadi pelopor demokrasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” ujar Halomoan.
Ia menegaskan, pendidikan kepemiluan tidak boleh berhenti pada momentum pemilu atau pilkada. Menurut dia, edukasi itu harus berjalan terus agar masyarakat, terutama kalangan muda, memiliki kesadaran politik yang baik dan mampu menjadi penyebar informasi kepemiluan di lingkungan masing-masing.
Halomoan juga berharap keberadaan Saka Yogaswara dapat memperkuat sinergi antara KPU dan Gerakan Pramuka dalam membangun karakter generasi muda yang menjunjung kejujuran, integritas, disiplin, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, ia mengajak pengurus yang baru dilantik untuk membangun kerja sama yang solid, mengedepankan gotong royong, dan menjadikan organisasi ini sebagai wadah pengabdian yang memberi dampak positif bagi Gerakan Pramuka di Mentawai.
Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat, Medo Patria, yang turut hadir dalam pengukuhan itu, menyebut Saka Rintisan Yogaswara sebagai salah satu langkah baru KPU Sumbar dalam memperkuat pendidikan pemilih berkelanjutan.
“Ini terobosan baru KPU Provinsi Sumatera Barat dalam kegiatan pendidikan pemilih berkelanjutan. Disebut rintisan karena program ini baru dimulai dan diharapkan nantinya bisa menjadi model yang dikembangkan lebih luas. Harapannya kegiatan ini bisa diteruskan di semua satuan kerja KPU di Indonesia,” jelasnya.
Program ini lahir dari inisiatif daerah dengan memanfaatkan pendekatan kepramukaan untuk membangun kesadaran demokrasi dan kepemiluan di kalangan generasi muda. Pembentukan Saka Yogaswara juga menjadi bagian dari strategi KPU memperluas jangkauan pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula dan pemilih muda melalui pendekatan komunitas yang terstruktur.
“Kita bentuk untuk meningkatkan kualitas pemilu, memperluas efektivitas sosialisasi, serta mendorong partisipasi dan membangun kesadaran demokrasi,” ungkap Medo Patria.
Majelis Pembimbing Pramuka Rintisan Yogaswara Kabupaten Kepulauan Mentawai dipimpin Rori Ade Putra yang juga menjabat Sekretaris KPU Mentawai. Susunan pengurus lainnya terdiri atas pegawai Sekretariat KPU Mentawai dan perwakilan dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Mentawai 0315.
Kegiatan pengukuhan dan pelantikan itu turut dihadiri Sekda Mentawai Martinus Dahlan, anggota KPU Sumatera Barat Medo Patria, serta unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Mentawai.







