Pemkab Dharmasraya Salurkan 12 5 Ton Benih Padi Biofortifikasi

pemkab-dharmasraya-salurkan-12,5-ton-benih-padi-biofortifikasi-untuk-petani
Pemkab Dharmasraya Salurkan 12,5 Ton Benih Padi Biofortifikasi untuk Petani

Padang Laweh – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyalurkan 12,5 ton benih padi biofortifikasi kepada 30 kelompok tani di sejumlah wilayah sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung perbaikan gizi masyarakat.

Bantuan senilai Rp192,4 juta itu diserahkan Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Lasmiyati, kepada Kelompok Tani Makmur di Nagari Batu Rijal, Kecamatan Padang Laweh, Selasa (14/7/2026). Benih tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI untuk mendukung areal tanam seluas 500 hektare.

Baca Juga

Penerima bantuan tersebar di Nagari Sikabau, Sitiung, Batu Rijal, Koto Ranah, dan Panyubarangan. Pemerintah daerah menargetkan program ini berjalan optimal melalui pendampingan teknis petugas pertanian hingga masa panen.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menilai penyaluran benih biofortifikasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Melalui pesan tertulis, Annisa mengatakan, “Padi biofortifikasi adalah varietas unggul dengan kandungan zat besi dan zink lebih tinggi dibandingkan padi biasa.”

Ia menegaskan program tersebut menjadi solusi konkret untuk menekan angka stunting dengan memanfaatkan potensi lokal. Hasil panen diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi bagi ibu hamil, menyusui, dan balita.

Untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan petani, Annisa telah menginstruksikan Dinas Pertanian memberikan pendampingan intensif. Ia juga meminta camat hingga wali nagari ikut mengawal agar bantuan tepat sasaran dan hasilnya maksimal.

Lasmiyati memastikan penyuluh pertanian akan mendampingi setiap kelompok tani sampai masa panen tiba. Ketua Kelompok Tani Hercules, Suramto, menyambut baik perhatian pemerintah terhadap petani.

“Kami berkomitmen memanfaatkan benih ini sesuai arahan penyuluh agar hasilnya maksimal bagi masyarakat,” kata Suramto.

Penyaluran benih ini menjadi bagian dari upaya Dharmasraya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengembangan tanaman bernilai gizi tinggi.

Rekomendasi