Padang – Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam menangani dampak kebakaran yang melanda Jalan Parak Gadang, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur. Bantuan kebutuhan dasar segera disalurkan kepada korban kebakaran yang terjadi pada Minggu (6/7) dini hari.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.21 WIB tersebut menghanguskan 6 rumah dan berdampak pada 14 kepala keluarga (KK), dengan kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar. Pemko Padang melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bergerak cepat menyalurkan bantuan pada Minggu (6/7) pagi.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Padang, Corry Saidan, bersama Kepala Bapenda Kota Padang, Yosefriawan, didampingi Camat Padang Timur, Lurah Ganting Parak Gadang, dan jajaran Dinas Sosial Padang, menyerahkan langsung bantuan tersebut. Bantuan yang diberikan meliputi beras sebanyak 100 kg, 10 dus mie instan, gula, kopi, teh, minyak goreng, ikan kaleng, kecap, saos, kasur, pakaian dalam, kain sarung, daster, ember, makanan anak, family kit, kids ware, serta perlengkapan memasak seperti kompor gas, tabung gas, regulator, dan slang.
Corry Saidan menjelaskan, bantuan ini merupakan langkah awal Pemko Padang untuk memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi. “Begitu mendapat informasi kejadian pada Minggu (6/7), kita langsung berkoordinasi dan turun ke lapangan. Ini adalah bagian dari program unggulan Pemko Padang, yaitu Padang Sigap, yang menekankan kecepatan tanggap darurat dan perlindungan warga,” ujarnya.
Camat Padang Timur, Diko Eka Putra, menegaskan penanganan pascakebakaran dilakukan secara komprehensif. Mulai dari pendataan, koordinasi bantuan, hingga pemantauan di lokasi. “Sebagai perpanjangan tangan pemerintah kota di wilayah, kami memastikan seluruh warga terdampak mendapat perhatian penuh. Saat ini kita fokus pada pemulihan awal dan memastikan bantuan tersalurkan merata sesuai kebutuhan masing-masing keluarga,” kata Diko pada Minggu (6/7). Ia menambahkan, proses distribusi bantuan dilakukan secara terstruktur melalui posko bersama di kelurahan dengan melibatkan RT/RW, relawan, serta tokoh masyarakat setempat.
Pemko Padang mengimbau kepada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari arus listrik dan kelalaian di dapur. Selain bantuan darurat, program edukasi kebencanaan juga akan digencarkan sebagai langkah preventif ke depannya.







