Batam – Pertamina Patra Niaga menyiapkan pengembangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, untuk memperkuat akses energi bagi nelayan. Fasilitas ini dirancang berdampingan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna membentuk ekosistem usaha yang menopang sektor perikanan.
Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, meninjau langsung calon lokasi tersebut untuk melihat kondisi lapangan dan kesiapan sarana pendukung. Peninjauan itu dilakukan agar rencana pengembangan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir.
Dari hasil evaluasi awal, lokasi calon SPBUN itu berada sekitar 200 meter dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) atau Kampung Nelayan. Titik tersebut dinilai berpotensi melayani kebutuhan energi sekitar 1.632 kapal nelayan.
Panel mengatakan kehadiran SPBUN diharapkan dapat berdiri berdampingan dengan KDMP dan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem usaha nelayan yang lebih terintegrasi. Menurut dia, ekosistem itu mencakup berbagai kebutuhan penunjang aktivitas perikanan.
“SPBUN diharapkan dapat hadir berdampingan dengan KDMP dan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem usaha nelayan yang semakin terintegrasi. Di dalam ekosistem tersebut terdapat berbagai kebutuhan penunjang aktivitas perikanan, mulai dari akses energi bagi kapal nelayan, produksi es, cold storage, hingga pengelolaan air bersih yang saling mendukung produktivitas masyarakat pesisir,” ujar Panel.
Ia menambahkan, pengembangan ekosistem itu juga diarahkan pada pemanfaatan energi yang lebih berkelanjutan. Salah satu yang disiapkan adalah penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi utama bagi fasilitas penunjang.
Dalam skema tersebut, Pertamina Patra Niaga memusatkan peran pada penyediaan bahan bakar minyak bagi nelayan melalui SPBUN. Langkah ini disebut sejalan dengan upaya perusahaan menghadirkan energi lebih dekat ke aktivitas produktif masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan pihaknya siap mendukung proses evaluasi calon SPBUN Galang Baru. Dukungan itu tetap mengacu pada kesiapan lokasi, aspek keselamatan, akses distribusi, dan ketentuan yang berlaku.
“Kehadiran SPBUN diharapkan dapat semakin mendekatkan akses BBM bagi nelayan dan mendukung kelancaran aktivitas melaut. Dengan keberadaan berbagai fasilitas penunjang yang saling berdampingan dalam satu ekosistem, manfaat yang dihadirkan diharapkan dapat mendukung produktivitas sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat pesisir Galang Baru,” ujar Fahrougi.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait dalam pengembangan SPBUN Galang Baru. Seluruh tahapan akan dijalankan secara bertahap dengan mengedepankan keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, dan keberlanjutan operasional.







