Purbalingga – PSPP Padang Panjang harus memulai perjuangan di Grup D Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 dengan kekalahan tipis 0-1 dari Wahana FC Pekanbaru. Laga yang berlangsung di Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, Sabtu (30/5/2026) itu ditentukan oleh satu gol di menit-menit akhir.
PSPP tampil agresif sejak awal pertandingan. Tim asuhan Dian Rama Saputra langsung mengambil inisiatif serangan dan menguasai jalannya permainan.
Dengan tempo cepat, PSPP beberapa kali menekan pertahanan Wahana FC. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi tidak ada yang berbuah gol.
Wahana FC bermain disiplin untuk meredam serangan lawan. Mereka menutup ruang tembak dengan rapat sehingga PSPP kesulitan menemukan celah di area berbahaya.
Situasi itu membuat pertandingan berjalan imbang tanpa gol hingga memasuki fase kritis. Saat laga menyisakan lima menit waktu normal, Wahana FC memanfaatkan kelengahan lini belakang PSPP dan mencetak gol penentu kemenangan.
Pelatih PSPP, Dian Rama Saputra, menilai anak asuhnya sudah menjalankan permainan sesuai rencana. Namun, ia mengakui efektivitas di depan gawang menjadi pembeda hasil akhir.
“Hari ini kami memiliki beberapa peluang yang seharusnya bisa dimaksimalkan. Namun, sepak bola ditentukan oleh gol, dan lawan lebih efektif memanfaatkan kesempatan yang mereka dapatkan,” kata Dian seusai pertandingan.
Menurut Dian, hasil tersebut akan menjadi bahan evaluasi penting bagi tim. PSPP kini akan fokus memperbaiki ketajaman lini depan dan ketenangan pemain dalam menyelesaikan peluang.
Kekalahan ini membuat PSPP belum mengantongi poin di Grup D. Meski begitu, peluang untuk melaju ke fase berikutnya masih terbuka karena kompetisi masih menyisakan sejumlah pertandingan.
Dukungan dari Ikatan Keluarga Minang (IKM) Purbalingga serta masyarakat Sumatera Barat disebut menjadi tambahan semangat bagi tim. PSPP pun bertekad bangkit untuk menjaga asa di putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026.







